Legislator DPRD Barito Utara, Kalteng, H Parmana Setiawan. Foto: dok. Setwan Barut

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Sejauh ini beberapa kali ganti kepala daerah, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barito Utara (Barut), lebih fokus di kota Muara Teweh. Namun kecamatan-kecamatan terjauh kurang mendapat perhatian lebih.

Seharusnya pembangunan infrastruktur terutama masalah jalan-jalan kecamatan yang menghubungkan desa ke desa maupun kecamatan harus terkoneksi dapat berjalan merata.

Hal itu diungkapkan legislator DPRD Barut, Kalteng, H Parmana Setiawan. Dia melihat masih ada beberapa infrastruktur terfokus hanya pada kota Muara Teweh.

Pembangunan infrastruktur, menurut dia, di pelosok, seperti daerah Benangin Kecamatan Teweh Timur dan Lampeong, Gunung Purei atau daerah pinggiran lainnya mestinya merata. Terutama pembangunan infrastruktur jalan.

“Kepada pemerintah kabupaten, fokus jangan hanya membangun atau meningkatkan infrastruktur jalan di kota saja, tetapi perhatikan juga kondisi jalan yang ada di daerah pelosok atau kecamatan yang jauh,” kata legislator Parmana, Jumat (27/12/2024).

Politisi PKB Barut ini berkata masyarakat di daerah kecamatan yang jauh sangat memerlukan pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan.

“Mereka yang ada di wilayah kecamatan sangat mengharapkan ada jalan atau jembatan yang baik, karena jika pada saat panen dari hasil bertani mereka akan menjual hasil panennya, baik ke ibukota kecamatan, maupun ke kota Muara Teweh,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita  Film Setengah Hati Drama Komedi Berbalut Unsur Politik Mulai dari Sinopsis dan Pemain Film

Legislator Parmana juga bilang usulan infrastruktur maupun peningkatan jalan sangat urgen dan segera dapat dilakukan, karena mereka sangat bergantung dengan jalan yang dapat menggerakkan perekonomian di wilayah desa dan kecamatan terjauh.

“Kita juga tahu bahwa pembangunan jalan disesuaikan kondisi anggaran, tetapi paling tidak jika ada anggaran lagi maka sebaiknya untuk perbaikan di kecamatan terjauh,” tuntas legislator Parmana Setiawan.

Penulis: Aprie

Editor: Aprie