
kabarmuarateweh.id – Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli menyoroti persoalan keterbatasan jaringan internet yang masih dialami sejumlah sekolah di wilayah desa. Keluhan tersebut ia terima langsung dari pihak sekolah saat melaksanakan kegiatan reses, di mana akses internet dinilai belum memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.
Persoalan itu disampaikan Henny dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Barito Utara yang digelar di ruang rapat kantor DPRD Barito Utara, Selasa (7/4/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan pentingnya perhatian serius dari pemerintah daerah agar kendala jaringan internet di sekolah-sekolah desa dapat segera diatasi.
Henny menyampaikan, saat ini sekolah sudah mendapat distribusi alat-alat sekolah dan modul pembelajaran. Berdasarkan hasil reses yang dilakukan anggota dewan di daerah pemilihannya di Dapil III, mencakup Kecamatan Lahei, Lahei Barat, Teweh Timur dan Gunung Purei, bantuan tersebut dinilai sudah sampai dan dapat dimanfaatkan oleh para peserta didik.
“Di wilayah dapil saya, menurut hasil reses, memang benar alat-alat sekolah dan modular sudah sampai dan bisa digunakan,” ujar Henny.
Namun, di balik kabar baik itu, Henny mengungkapkan satu kendala utama yang hingga kini belum terselesaikan. Para pelajar dan tenaga pengajar di sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan akses terhadap jaringan internet yang memadai.
“Sampai saat ini masih terkendala sinyal jaringan internet. Ini menjadi persoalan serius karena di era digital seperti sekarang, akses internet adalah kebutuhan dasar dalam proses belajar mengajar,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti pentingnya kemudahan akses sinyal bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Menurutnya, keterjangkauan jaringan internet bukan sekadar soal kelancaran belajar, tetapi juga membuka peluang penguasaan teknologi sejak usia dini.
“Bagi mereka yang tidak mampu, adanya sinyal yang bisa diakses dengan mudah bisa sangat membantu hal-hal di bidang pendidikan dan melek teknologi sedini mungkin. Ini investasi masa depan daerah,” imbuh Henny.
Dirinya meminta Dinas Pendidikan Barito Utara untuk tidak berhenti pada distribusi sarana yang sudah berjalan. Ia mendorong agar perhatian lebih difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pendukung, terutama infrastruktur telekomunikasi.
“Dengan segala hal yang sudah berjalan, tolong kembali dibantu untuk sarana dan prasarannya. Lebih mengaktifkan lagi. Jangan sampai alat sudah ada tapi tidak bisa dimanfaatkan maksimal karena jaringan yang buruk,” pungkasnya.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Dadang Hardiwan













