
KABARMUARATEWEH.ID – Black Friday tegah trending di Google, apa sih sebebnarnya black Friday?
Black Friday ini biasanya dirayakan oleh warga Amerika Serikat setelah hari Thanksgiving. Thanksgiving ini sendiri biasanya dilakkan setiap hari Kamis terakhir.
Sedangkan black Friday ini sendiri merupakan hari libur yang tidak resmi untuk para karyawan yang ada di Amerika Serikat.
Menariknya, di perayaan black Friday biasanya toko-toko memberikan penawaran khusus serta diskon yang besar-besaran.
Akan tetapi, ada kisah kelam juga dibalik perayaan black Friday yang membuatnya memiliki konotasi negative.
Kisah kelam tersebut terjadi pada tahun 1950-an, kala itu, terjadi kerusuhan di Philadelphia, sehari usai perayaan Thanksgiving. Pada saat itu, usai pertandingan banyak pengunjung yang belanja di toko-toko Philadelphia. Namun, ada para pengutil yang merampok barang dagangan ditengah keramaian tersebut.
Karena petugas yang berjaga tengah menangani padatnya lalu lintas. Membuat mereka kewalahan mengamankan kondisi yang semakin tak kondusif.
Pada tahun 1961 pedagang di Philadelphia berushaa untuk mengubah istilah black firday menjasi bid Friday, namun saangnya tidak berhasil.
Sampai pada tahun 1980-an, para pedagang menemukan cara menghilangkan konotasi negatif pada perayaan Black Friday sehingga menjadi lebih positif. Adapun caranya dengan memanfaatkan konsep keuntungan ‘merah ke hitam’ serta adanya diskon besar-besaran.
Hingga akhirnya saat ini istilah black Friday dikenal dengan hari belanja dan diskon besar-besaran usai Thanksgiving dan jelang perayaan hari raya Natal.













