
KABARMUARATEWEH.ID – Pemerintah Indonesia harus segera berbenah diri, dalam memperbaiki sistem pendidikan di Tanah Air. Ungkapkan tersebut, dikatakan oleh Koodinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, Ubaid Matraji.
“Ya bagaimana itu bisa terjadi, harus ada perubahan sistem di level Pusat, indikatornya sangat menunjukkan ke situ. Setiap musim PPDB, yang ramai kritikan tidak hanya di Jakarta,” kata Ubaid saat berbincang dengan PRO3 RRI, Minggu (4/2/2024).
Permasalahan di dunia pendidikan paling kerap terjadi ketika proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Setiap PPDB, selalu ada saja yang protes hingga kritikan pedas yang terlontar dari masyarakat, khususnya para orang tua murid.
Ubaid pun menegaskan, contoh kasus di Bogor dan Bandung, Jawa Barat. Dalam proses PPDB, banyak terjadi berbagai macam permasalahan yang merugikan orang tua murid.
“Di Jakarta ada orang tua protes, di Bogor ada manipulasi data. Di Bandung ada ribuan anak-anak protes orang tuanya karena dikeluarkan dari sekolah,” pungkas Ubaid.
“Suara-suara ini semua ribut di seluruh Indonesia, kalau cuma terjadi di Jakarta mungkin pemprovnya yang tidak beres. Kalau terjadi di Bogor mungkin pemdanya yang tidak beres.”
Karena hal tersebut, Ubaid menekankan, persoalan ini sudah ada pada taraf nasional dan harus segera diselesaikan oleh pemerintah pusat. Jangan sampai ada lagi, keributan saat berlangsungnya proses PPDB.
“Kalau terjadi di Indonesia keributan ini, protes orang tuanya terjadi di seluruh Indonesia, maka ada pertanyaan besar. Karena sistem yang dibuat oleh pemerintah pusat itu belum bisa menjamin seluruh anak Indonesia untuk bisa belajar,” tutup Ubaid.
Editor : Rika Septiari












