
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Lomba tari pesisir dan pedalaman pada Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) 2024 Barito Utara (Barut), Kalteng, masuk favorit penonton, Minggu (28/7/2024) malam.
Lomba menari FBIMBT di eks Bandara Beringin Muara Teweh ini terpantau ramai penonton bisa disebut membludak. Panitia menyeting panggung dan lightingnya yang berkilauan, menjadikan kesan acara ini bukan acara biasa.
Terlebih lagi peserta tari bukan hanya menari, melainkan juga membawa properti tari yang banyak dari berbagai macam sebagai perlengkapan seninya. Panggung pun terlihat ramai akan corak-corak budaya Dayak.
Geger! 6 Peserta Kesurupan dan 3 Pingsan dalam Lomba Tari Pesisir-Pedalaman di FBIMBT Barut
Geger! 6 Peserta Kesurupan dan 3 Pingsan dalam Lomba Tari Pesisir-Pedalaman di FBIMBT Barut
Suksesnya acara ini tidak lepas dari peran Kepala Disbudparpora Barut Hj Anisa Cahyawati beserta tim panitia dari dinas yang dia pimpin, aktif mengatur jalannya lomba.
Peserta yang mengikuti lomba ini berjumlah 16 grup dari berbagai kecamatan dan sanggar tari di Barut.
Tercatat, peserta lomba adalah dari SSB Erai Pakat Teweh Tengah. SSB Kemilau Ije Atei Teweh Timur. Sanggar Huma Pambelum, SMA 2 Muara Teweh, SSB Ruang Tali Lahei Barat, SSB Tingang Tampuk Jariangau Gunung Timang.
Kemudian Sanggar Batung Mira Purut. SSB Daya Manti Lahei I, Sanggar SSB Pahet Belah C, SSB Tingang Tampuk Jariangau B Gunung Timang, SSB Ruhui Rahayu Lahei Muara Inu. Karang Taruna, Lahei.
Selanjutnya SSB Amanda Jewata Gunung Purei, SSB Huma Pambelum Teweh Baru, Sanggar SSB Pahet Belah A. Sanggar SSB Pahet Belah B dan Sanggar PB ARI Mandau Talabet.
Sebagai dewan juri, penilai dan penentu pemenang lomba ada 5 orang, 3 dari provinsi dan 2 dari kabupaten setempat.
Usai pentas lomba, salah satu juri provinsi, yaitu Hj Ida Rumsjah Bagan memberikan catatan penting bagi para peserta lomba. Sebab menurutnya, masih ada yang salah kaprah perbedaan Tari Pesisir dan Pedalaman.
“Perbedaan pesisir dan pedalaman. Pesisir basic nya Melayu,” jelas Ida Rumsjah Bagan.
Hasil akhir lomba sebagai penyaji terbaik satu diraih peserta dengan nomor 13. Begitupun untuk penata tari terbaik dan penata musik serta penata artistik terbaik, juga diraih nomor 13, SSB Huma Pambelum.
Penulis: M Gazali Noor
Editor: Aprie













