
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Sejumlah peserta lomba tari pesisir dan pedalaman di Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) 2024 Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, mengalami kesurupan dan pingsan pada Minggu (28/7/2024) malam.
Lomba tari pesisir-pedalaman digelar panitia FBIMBT di eks Bandara Beringin Muara Teweh yang juga tempat berlangsungnya Batara Expo 2024 Barut.
Pantauan media ini di lokasi, usai turun panggung beberapa peserta terlihat terbaring dengan mata terpejam sambil dikipasi rekan-rekannya yang hadir menyaksikan lomba tari.
Sementara, di tempat yang lain lagi, masih di sekitar panggung, terlihat juga peserta menangis histeris tanpa sebab dengan menggerakan tubuh seperti menari.
Total ada 9 peserta mengalami hal di luar nalar, 6 di antaranya kesurupan dan 3 peserta jatuh pingsan.
Di panggung acara, bukan berhenti melihat rekannya kesurupan mereka semakin terus semangat memainkan alat musik dayak.
Sempat Ada Insiden Kesurupan-Pingsan, Lomba Tari Pesisir dan Pedalaman Masuk Favorit Penonton di FBIMBT Barut
Menurut pendapat sejumlah penonton di lokasi, musik dayak umumnya memang ada mengandung irama mistis.
Penonton menyebut, histerisnya beberapa orang wanita muda dan satu laki-laki itu kena palasit atau kesurupan.
Sementara itu, terlihat seorang pria berumur berupaya menetralkannya dengan cara-cara mistis pula.
Petugas medis yang sejak awal dipersiapkan panitia untuk mengawal acara ini hanya bisa menangani peserta yang mengalami pingsan, sedangkan yang kesurupan mereka mengaku bukan bidangnya.
Tim medis dari Dinas Kesehatan Barut, Hary, mengatakan salah satu peserta kesurupan sudah dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Muara Teweh untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Korban dengan penanganan medis ada 3 orang dan yang diluar medis [kesurupan] ada 5 hingga 6 orang, 1 dirujuk ke rumah sakit,” kata Hary.
Sejumlah peserta mengalami kesurupan terlihat berangsur pulih bersama usainya acara lomba tari pesisir dan pedalaman di FBIMBT.
Penulis: M Gazali Noor
Editor: Aprie













