Legislator DPRD Barito Utara, Kalteng, Gun Sriwitanto. Foto: Istimewa

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Banjir sempat merendam sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, beberapa hari terakhir.

Biasanya pasca-banjir akan muncul beberapa penyakit yang dapat menyerang balita, anak-anak hingga orang dewasa.

Setidaknya peristiwa banjir menjadi alarm bagi banyak orang agar waspada terhadap penyakit sesudahnya.

Hal itu dikatakan legislator DPRD Barut, Gun Sriwitanto, pada Rabu (23/4/2025). Menurut dia biasa berbagai penyakit akan muncul setelah banjir merendam suatu kawasan.

“Umumnya setelah banjir karena bekas genangan air akan meninggalkan banyak sampah sehingga menimbulkan penyakit. Karena berbau ya juga banyak kuman, bakteri hingga virus,” kata legislator Barut Gun Sriwitanto.

Legislator asal PPP Barut ini bilang, kebanyakan penyakit pasca-banjir dapat beragam dan dipicu oleh kondisi lingkungan yang tidak bersih pasca-banjir.

Penyakit yang umum meliputi diare, demam tifoid, kolera, hepatitis A, disentri, dan leptospirosis. Selain itu, penyakit kulit seperti kurap, kutu air, dan dermatitis juga sering muncul.

“Pencegahan utama adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menghindari kontak langsung dengan air banjir,” ujarnya.

Rekomendasi Berita  Nyaris Tenggelam! Perahu Bermotor Alami Kebocoran di Sungai Barito Wilayah Barut

Dia juga mengajak warga untuk lebih aktif membersihkan lingkungan pasca-banjir di wilayahnya masing-masing.

“Jika muncul atau terserang penyakit segera berobat kepasilitas kesehatan terdekat, jangan menunggu lebih parah lagi ya,” tuntasnya.

Penulis: Aprie

Editor: Aprie