
KABARMUARATEWEH.ID – Film “VINA: Sebelum 7 Hari” mencatat 335.812 penonton pada hari pertama penayangannya, memberikan harapan bahwa kasus tragis yang belum terselesaikan di Cirebon pada tahun 2016 akan mendapatkan keadilan. CEO dan Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani, menyatakan bahwa salah satu alasan keluarga setuju untuk membuat film ini adalah agar orang tidak lupa dan tetap peduli terhadap kasus tersebut. Mereka berharap agar kepolisian akan bertindak tegas ketika banyak penonton ikut menyuarakan keadilan untuk Vina.
Jumlah penonton yang mencatat rekor pada hari pertama tersebut menunjukkan dukungan masyarakat terhadap Vina. Film ini tidak hanya menyoroti visual kekerasan, tetapi juga menyampaikan banyak pembelajaran bagi penonton.
“VINA” mengisahkan tentang jenazah Vina yang ditemukan di jalan layang Cirebon dalam kecelakaan tunggal. Sang nenek curiga atas cedera serius cucunya, namun tidak memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan kebenaran kematian Vina. Sebelum genap 7 hari sejak kematiannya, Vina merasuki tubuh sahabatnya, Linda, untuk mengungkap kebenaran.
Sutradara Anggy Umbara menegaskan bahwa film ini mencerminkan ketidakadilan dalam penerapan hukum, yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Dia berharap agar kesadaran terhadap masalah ini dapat ditingkatkan dan pemerintah serta pihak berwenang lainnya dapat menjaga tegaknya hukum.
“Semoga kita semua lebih peduli terhadap lingkungan kita, menghilangkan tindakan bullying, dan meningkatkan kesadaran terhadap tragedi ini, sehingga pelaku yang masih bebas dapat segera ditangkap,” tambahnya.













