
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pj Bupati Barito Utara (Barut), Muhlis terang-terangan menyampaikan pujian dan terima kasih kepada eks bupati Nadalsyah atau Koyem.
Hal tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan di Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta (PGPI) yang diadakan di Aula Kantor Bapedda Muara Teweh pada Selasa (20/8/2024) pagi lalu.
Dalam forum tersebut, Pj Bupati Muhlis mengatakan beberapa keistimewaan eks bupati Nadalsyah sebelum dia diangkat sebagai Pj Bupati Barut.
Dia bilang, pemimpin terdahulu sebelum dirinya menjadi Pj Bupati, telah meletakan pondasi-pondasi kokoh, sehingga memudahkan pihaknya untuk bekerja. Tanpa pendahulunya tersebut agak berat.
“Banyak keluhan para Pj itu, bahwa pada saat mereka datang mereka itu kesulitan. Karena kondisinya tidak tertata dengan baik. Alhamdulillah saat saya melanjutkan H Nadalsyah, Koyem ini, semuanya berjalan lancar. Kalau pondasi dari beliau sudah luar biasa,” puji Pj Bupati Muhlis.
Pj Bupati Muhlis merasa apa yang disampaikannya bukan sebuah bentuk kampanye, dikarenakan yang disampaikannya adalah kenyataan.
“Kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tentu kita tidak boleh berkampanye, kita harus jaga netralitas. Tetapi menyatakan sesuatu yang baik tidak salah ya. Kita menyampaikan kebenaran tidak salah, menyampaikan fakta tidak salah,” kata Pj Bupati Muhlis meyakinkan.
“Bahwa Barito Utara ini banyak terbantu oleh beliau. Di sela-sela kesulitan kami menyusun Anggaran Pemerintah Daerah. Beliau bantu dengan keuangan perusahaan dan keluarga beliau,” imbuh Pj Bupati Muhlis.
Masih dihadapan para hadirin yang hadir dalam rangka kegiatan Rakerwil ini, Pj Bupati Muhlis memuji ada banyak pembangunan yang dibantu Nadalsyah atau Koyem bagi Barut.
“Ada banyak jalan yang beliau bantu. Kalau kita mau sebutkan satu persatu tidak habis-habisnya,” puji Pj Bupati Muhlis lebih lugas.
Disebutkannya juga tentang beberapa jembatan seperti di Benao, Sabuh, jalan di Perusda dan jalan-jalan di daerah pedesaan-pedesaan yang dibantu menggunakan dana pribadi Koyem.
Pj Bupati Muhlis juga menyebutkan perkiraan angka nominal yang fantastis telah dikeluarkan Koyem dari kantong pribadinya untuk Barut.
“Jadi kalau dihitung-hitung mungkin ratusan miliar lebih yang beliau keluarkan dari kantong pribadi dan keluarganya untuk Barito Utara,” pungkas Pj Bupati Muhlis.
Mantan Ketua BEM Barut: Sumbangan Pribadi Harus Transparan dan Ada Aturan Hukumnya
Sementara itu, nantan Ketua Aliansi BEM Barut, Anton Permadi angkat bicara terkait bantuan Nadalsyah atau Koyem selama menjabat bupati Barut.
Selama ini dia mengaku selalu menyimak setiap informasi di Barut
Anton mengakui di beberapa media waktu itu memang ada memberitakan kedermawanan eks bupati Barut, dalam pembangunan di daerah setempat.
Misalkan pada media online lokal tanggal 25 September 2023 menyebutkan Nadalsyah menyumbang Rp 40 miliar dan pada media mainstream lain melaporkan harta kekayaan terakhir pada 7 Maret 2024 dari data LHKPN periodik 2023 yang disampaikan, harta Nadalsyah hanya memiliki kekayaan Rp 17,6 miliar.
“Artinya beliau memang habis-habisan mengeluarkan dana untuk Barito Utara dalam tahun 2023 pada akhir masa jabatannya,” ungkap Anton kepada media ini, Kamis (22/8/2024).
Pertanyaan untuk Pemkab Barut. Apakah sudah punya Perda sumbangan pihak ketiga atau belum? Sehingga sumbangan baik dari Nadalsyah atau pihak lain alurnya bisa diatur dan harus jelas aturan hukumnya
Misalkan diterima oleh SKPD yang ditunjuk, kemudian disampaikan di forum DPRD dan nantinya dimasukan dulu ke kas daerah, agar tidak terlepas dari asas akuntabilitas dan transparan.
Sehingga ketika sarana yang dibangun nantinya menjadi aset Pemkab Barut maka bisa dialokasikan dana untuk pemeliharaan dan perbaikan dikemudian hari.
“Semoga semangat tersebut juga menular kepada masyarakat yang menggunakan sarana tersebut, agar bisa ikut serta memeliharanya dengan baik. Sisi baiknya hal ini nantinya bisa dicontoh oleh siapapun pemimpin berikutnya,” tutup Mantan Ketua Aliansi BEM Barut 2013.
Sebagaimana diketahui, Nadalsyah merupakan kader Partai Demokrat, adalah eks bupati Barut sebelum Muhlis menjabat Pj Bupati.
Di masa kepemimpinan Nadalsyah, Pj Bupati Muhlis menjabat sebagai Sekda Barut. Muhlis menjabat sebagai Pj Bupati setelah dua periode masa jabatan Nadalsyah berakhir.
Saat ini, setelah sukses terpilih menjadi anggota DPR RI, Nadalsyah akan maju lagi di pemilihan gubernur Kalimantan Tengah akan datang.
Sementara putranya, Akhmad Gunadi, maju menjadi calon bupati Barut yang akan berkompetisi di Pilkada November nanti.
Penulis : M Gazali Noor
Editor : Aprie













