Skandal Narkoba Ammar Zoni di Rutan, DPR Geram: Pengawasan Lapas Bobrok!

kabarmuarateweh.id – Mantan artis Ammar Zoni diketahui terlibat dalam aktivitas jual beli narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Menyusul temuan tersebut, Ammar telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

“Saat ini yang bersangkutan berada di Lapas Kelas I Cipinang. Pemindahan telah dilakukan sejak bulan Juni,” ujar Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Pelayanan Publik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti.

“Setelah kasus itu, dia dipindahkan, sudah sempet dipindahkan dari Rutan Salemba, dipindahkan ke Lapas Salemba, setelah Lapas Salemba dipindahkan juga pada saat ini di Lapas Kelas 1 Cipinang,” imbuhnya.

Rika menjelaskan, kasus ini terungkap pada Januari, dan terus diproses hingga sekarang. Ammar Zoni kepergok edarkan narkoba setelah sidak petugas rutan.

“Bahwa itu kasus dari bulan Januari, ditindaklanjuti, sudah ditindaklanjuti, sekarang ini yang naik di kejaksaan itu adalah tindak lanjut dari bulan Januari tersebut,” ucapnya.

Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian. Rika menegaskan, pihaknya tak mentolerir peredaran narkotika dari dalam lapas.

Rekomendasi Berita  Ditpolairud Polda Kalteng Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Pegatan Hilir

“Jadi ini bukan penemuan baru, sudah di bulan Januari, tapi memang kan yang namanya rangkaian tindakannya dilaksanakan sampai sekarang,” kata dia.

“Jadi perlu kami tekankan lagi tidak ada ampun untuk peredaran narkoba,” imbuhnya.

Diketahui, Ammar Zoni kepergok mengedarkan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Aksinya tersebut ketahuan saat petugas Rutan mencurigai gerak-gerik Ammar Zoni.

Dalam aksinya, mantan pesinetron itu tak sendirian. Ammar Zoni mengedarkan narkoba di dalam Rutan Salemba bersama lima orang lainnya, yakni A, AP, AM Alias KA, ACM, dan MR.

Penyerahan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis dilakukan di dalam Rutan Salemba. Ammar Zoni mendapat barang haram itu dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.(*)

Penulis : Leonardo