Dalam rangka memperingati hari Bumi yang diperingati setiap 22 April setiap tahunnya, Dompet Dhuafa Volunteer Sulawesi Selatan bersinergi bersama Duta Lingkungan Sulawesi Selatan.

kabarmuarateweh.id, Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April, Dompet Dhuafa Volunteer Sulawesi Selatan bersinergi bersama Duta Lingkungan Sulawesi Selatan.

Melalui kolaborasi tersebut, mereka berhasil menanam sebanyak 210 bibit mangrove di kawasan Taman Eco Eduwisata Mangrove Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan ini sebagai upaya konkret merespons kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan. Kegiatan di Taman Eco Eduwisata Mangrove Parangloe ini, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menegaskan pentingnya aksi nyata di tengah meningkatnya ancaman abrasi dan semakin meningkatnya suhu bumi.

Kolaborasi lintas elemen mulai dari Duta Lingkungan Sulawesi Selatan, pengurus RT/RW setempat, hingga relawan, menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini, Dompet Dhuafa Volunteer berhasil menggerakkan sekitar 50 relawan yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Mengusung tema ramah lingkungan, panitia mendorong relawan membawa wadah dan botol minum sendiri, serta menyediakan konsumsi berbasis pangan lokal seperti jagung rebus, ubi, kacang, pisang, dan kentang.

Rekomendasi Berita  Kongres PDIP akan ditutup dengan pidato politik Megawati, disertai kemungkinan pengumuman kepengurusan DPP baru

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap persoalan penumpukan sampah. Kegiatan juga diisi pemberian materi edukasi lingkungan yang menyoroti urgensi Hari Bumi dan Teknik Penanaman Mangrove yang benar.

Edukasi ini menjadi aspek krusial, untuk meningkatkan literasi ekologis dalam pelestarian lingkungan. Aksi kolaborasi lintas komunitas ini diharapkan tidak berhenti sebagai simbol seremoni tahunan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang terukur dan memberikan dampak nyata.(*)

Penulis : Leonardo