Bawaslu Kabupaten Barito Utara menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif.(14/07/25)

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Bawaslu Kabupaten Barito Utara menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Cafe Itah Muara Teweh, pada Senin 14 Juli 2025.

ketua bawaslu Barito Utara, Adam Parawannsa, Ajak Pemuda dan Masyarakat Aktif Awasi Pemilu demi Demokrasi yang Berintegritas.

Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi pemuda dan kemasyarakatan. Acara ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam sambutannya, perwakilan Bawaslu menyampaikan bahwa lembaga pengawas pemilu tidak dapat menjalankan tugasnya secara optimal tanpa dukungan dan peran aktif dari masyarakat. “Kami menyadari bahwa pengawasan pemilu bukan semata-mata tugas penyelenggara. Diperlukan kolaborasi yang erat dengan masyarakat sipil, termasuk para pemuda yang memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sosial,” ujarnya.

Bawaslu meyakini bahwa pemilu yang bersih hanya dapat terwujud melalui keterlibatan publik yang aktif — mulai dari mengawasi, melaporkan pelanggaran, hingga menjaga integritas proses pemilu secara menyeluruh. Untuk itu, masyarakat, khususnya generasi muda, didorong untuk tidak menjadi sekadar penonton dalam proses demokrasi, melainkan turut menjadi pelaku yang proaktif dalam menjaga nilai-nilai keadilan dan kejujuran pemilu.

Rekomendasi Berita  Tiga Bulan Memimpin, Pj Bupati Barito Utara Sampaikan LPJ ke Mendagri

“Kami mengajak seluruh peserta, terutama para pemuda, untuk menolak praktik politik uang, ujaran kebencian, penyebaran informasi palsu (hoaks), dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya yang dapat merusak sendi-sendi demokrasi,” lanjutnya.

Mengakhiri sambutan, Bawaslu menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi seluruh peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan, meningkatkan kesadaran, serta menjadi langkah konkret dalam membangun penyelenggaraan pemilu yang lebih partisipatif dan bermartabat.

Komisionir Bawaslu Provinsi Kalteng, Wahidah mengingatkan masyarakat untuk tidak dan jangan sama sekali menerima uang politik dari kedua paslon.

“Kita ingin pemimpin terbaik ke depan. kalteng jadi sorotan, karena money politik sehingga kedua paslon terdahulu di diskualifikasi MK. Hindari polotil uang hoax dan ujaran kebencian,” Tegas Wahidah.

Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan dalam sambutannya dibacakan staf ahli bupati, Hery Jhon Setiawan mendukung hal dilakukan Bawaslu yang terus mendorong kegiatan menjadikan pemilu atau pilkada bersih dari polotik kotor atau politik uang.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Apri