
KABARMUARATEWEH.ID, Muara Teweh- Proyek rehap trotoar dan median jalan di sepanjang Jalan Akhmad Yani, dikeluhkan pengguna jalan.
Tanah timbunan untuk median dihambur di tengah jalan.
Pantauan media ini di lokasi, Kamis (23/11/2023) tumpukan tanah merah dihambur terpisah. Ada di dekat bundaran patung, belokan depan Bpjs Kesehatan dan di dekat Bundaran Kodim.
Pengguna jalan mengeluh, selain debu juga rawan kecelakaan akibat jalan menyempit.
Dari pantauan rambu- rambu tidak ada. Begitupun pengawas proyek tak terlihat mengatur lalu lintas di saat pekerjaan tengah berlangsung.
” Sekarang jam padat lalu lintas mestinya malam hari kerjaan seperti ini. Kalau saat ini pengguna jalan biaa rawan laka,” kata Budi kepada media ini, Kamis (23/11/2023).
Seperti diberitakan sebelumnya, pekerjaan itu masuk proyek pekerjaan rehab, median, dan penggantian PJU (penerangan jalan umum) Jalan Ahmad Yani, Jalan Rajawali, dan Jalan Pramuka.
Pekerjaan meliputi penggantian cansten trotoar dan median, pemasangan andesit dan difable line pada trotoar, dan penggantian lampu PJU. Total dana proyek Rp7.486.000.000 dikerjakan oleh CV Aneka Indah.(*)













