Anggota DPRD Barito Utara Parmana Setiawan dan Al Hadi menghadiri pawai tarruf MTQH XXXIII Kalteng di Bundaran Buah, Muara Teweh, Minggu (16/11/2025).

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH — Kabupaten Barito Utara (Barut) mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil menjadi Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ke-XXXIII, yang resmi ditutup pada Jumat malam, 21 November 2025.

Anggota DPRD Barito Utara, Parmana Setiawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Barito Utara meraih Juara Umum Terbaik I merupakan pencapaian istimewa yang sekaligus mengejutkan dan membanggakan seluruh masyarakat Barut.

Politisi PKB ini menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kontingen, pelatih, dan pihak yang terlibat. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri.

“Kita memang wajar dan harus jujur melihat bahwa hasil ini sangat memuaskan dan membahagiakan. Tetapi ini bukan akhir perjuangan,” tegas Parmana Setiawan, Jumat malam.

“Justru, ini menjadi titik balik untuk kita tetap selalu melakukan pembenahan dan lebih semangat berusaha dan berdoa.” Imbuhnya.

Parmana menegaskan, mempertahankan gelar jauh lebih sulit daripada merebutnya. Oleh karena itu, ia mendorong agar kemenangan ini dijadikan sebagai cambuk dan alarm untuk bangkit lebih kuat.

Rekomendasi Berita  Pemkab Gelar Workshop Penatausahaan Pengelolaan Keuangan BLUD UPT Puskesmas Se-Barut 

“Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang dan pola pembinaan yang berkelanjutan. Jangan henti-hentinya kita melakukan pembenahan, dimulai dari pembinaan qori dan qoriah hingga sistem seleksi,” ujarnya.

Ia juga menekankan, MTQ bukan sekadar kompetisi. “Ini adalah bagian dari syiar Islam, sekaligus cerminan kualitas pembinaan umat di daerah. Karena itu, saya minta seluruh pihak Kemenag, LPTQ, para pelatih, dan pengurus kecamatan untuk bersatu memperkuat barisan,” katanya.

Ke depan, Parmana Setiawan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memperkuat dukungan, baik dari segi anggaran maupun program pelatihan.

“Pemerintah daerah harus lebih memperkuat fasilitas pelatihan, memastikan pembinaan berjalan sepanjang tahun, dan melakukan seleksi yang lebih ketat dan profesional. Target kita tahun depan harus bisa mengulang, bahkan melampaui prestasi yang kita raih sekarang,” pungkasnya.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Apri