
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengawali pelaksanaan program strategis pelebaran sejumlah ruas jalan utama di Kota Muara Teweh dengan menggelar sosialisasi kepada warga yang terdampak.
Langkah awal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada masyarakat terkait mekanisme pengadaan tanah yang akan dilaksanakan dalam rangka mendukung proyek tersebut.
Sosialisasi berlangsung di Aula C Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Utara dan dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, pada Senin, 12 Januari 2026.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten III Setda H. Yaser Arapat, perwakilan BPKA, serta masyarakat pemilik lahan yang terdampak langsung rencana pembangunan.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Barito Utara, Ir. H. Junaidi, mengonfirmasi ruas Jalan Yetro Sinseng ditetapkan sebagai proyek percontohan.
Pelebaran selanjutnya akan menyasar ruas-ruas utama lainnya seperti Jalan Pramuka, Katamso, Sudirman, dan Imam Bonjol.
“Pilihan ini berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi di ruas tersebut,” ujar Junaidi kepada awak media.
Junaidi merinci, ruas Jalan Yetro Sinseng yang akan diperlebar memiliki panjang sekitar 1,2 kilometer untuk satu sisi. Pendataan awal menunjukkan hampir 50 persen bidang tanah yang terdampak adalah milik masyarakat.
Ia menegaskan, pertemuan ini merupakan fondasi awal proses pengadaan tanah, yang tahapannya akan mengikuti prosedur tetap termasuk penilaian independen.
“Pada tahap ini belum ada pembahasan harga. Nilai ganti kerugian akan dinilai secara independen oleh KJPP dan disampaikan pada tahap berikutnya. Semua dilakukan sesuai prosedur, transparan, dan berdasarkan aturan,” pungkasnya.(*)
Penulis : Leonardo
Editor : Apri













