Pemkab Barito Utara (Barut) melaksanakan kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting, bertempat di Ruang Rapat C Setda Barut, Kamis (3/10/2024). Foto: Diskominfosandi Barut

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pemkab Barito Utara (Barut) melaksanakan kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting, bertempat di Ruang Rapat C Setda Barut, Kamis (3/10/2024).

Diseminasi Audit Kasus Stunting merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan hasil audit terkait kasus stunting kepada pihak terkait guna meningkatkan kesadaran serta upaya penanggulangan terhadap masalah kesehatan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Pakar Audit Stunting menyampaikan hasil audit yang telah dilakukan, termasuk temuan-temuan penting yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

Hal itu kolaborasi antara berbagai instansi dan pihak terkait, seperti Disdalduk KB PPPA, tim pakar, puskesmas, TP PKK, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah stunting yang telah diidentifikasi.

Dalam sambutan Pj Bupati Muhlis yang dibacakan Asisten I, Eveready Noor menyampaikan, Pemkab Barut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB PPPA), serta OPD lain yang tergabung dalam tim TPPS sebagian telah melakukan/memberikan bantuan/intervensi secara beragam.

Rekomendasi Berita  Kolaborasi PT SMM, Pemerintah, dan Masyarakat Antar Desa Pendreh Raih Penghargaan ProKlim Utama Nasional

“Adapun langkah-langkah strategis yang dilaksanakan oleh Pemkab Barut dalam rangka percepatan penurunan stunting yang tertuang dalam Perpres 72 tahun 2021, di antaranya yaitu pendampingan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pendampingan ibu pasca persalinan, dan pendampingan anak usia 0-59 bulan,” kata Eveready Noor

Sementara, Kepala Disdalduk KB PPPA Barut, Silas Patiung, dalam laporannya menambahkan pertemuan ini meliputi rekomendasi-rekomendasi strategis yang ditujukan kepada berbagai instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus stunting di wilayah Barut.

“Langkah-langkah konkret dalam peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan kesehatan masyarakat menjadi fokus utama dari rekomendasi kegiatan Diseminasi Kasus stunting pada hari ini,” ucap Silas Patiung.

Editor: Aprie