
KABARMUARATEWEH.ID DBD atau biasa kita kena dengue adalah penyakit dengan urgensi yang tinggi di Indonesia, di mana semua orang memiliki resiko yang sama untuk terjangkit.
Ketua dan pendiri FNM Society, Prof. Dr. dr. Nila Djuwati F.A Moeloek, Sp.M (K) mengingatkan pasein yang terlambat ditangani dapat berakibat fatal, bahkan menyebabkan kematian dan hal ini sangat beresiko sangat tinggi pada anak-anak.
Hal ini juga disebutkan oleh Perwakilan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Prof.Dr.dr. Erni Juwita Nelwan, SpPD-KPTI,PhD, yang menekankan pentingnya proteksi yang lebih luas meingat virus dengue dapat menyerang anak-anak hingga dewasa bahkan lansia
Vaksinasi lanjut dr. Erni menjadi metode yang sangat penting untuk membantu memberikan perlindungna lebih baik dari ancaman keparahan DBD, yang sangat penting untuk membantu memberikan perlindungan lebih baik dari ancaman keparahan DBD, yang ada saat ini diberikan bagi kelompok usia 6-45 tahun.
Selain itu, untuk mendukung pencegahan DBD, semua hal perlu diupayakan dengan maksimal, seperti penerapan program 3M Plus oleh Pemerintah, dan Intervensi Inovasi lainnya.
Dengan demikian, perlindungan yang diberikan akan lebih optimal bagi seluruh anggota keluarga. Apalagi seseorang yang mempunyai penyakit penyerta seperti diabetes mellitus, atau diabetes mellitus dan hipertensi, yang apabila ia mengalami demam dengue berisiko lebih tinggi menjadi dengue berat bila dibandingkan mereka yang tidak punya penyakit penyerta.













