Kapolda Kalteng, Irjen Pol Djoko Poerwanto melakukan pengecekan personel di halaman Barigas, Palangka Raya, Kamis (26/9/2024). Foto: Humas Polda Kalteng via Antara

kabarmuarateweh.id, PALANGKA RAYA – Sebanyak 998 personel dikerahkan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mengamankan jalannya kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kalteng 2024.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Manaji, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan pengamanan sesuai dengan surat perintah yang telah dikeluarkan oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto.

“Tujuannya untuk menciptakan tahapan kampanye berjalan aman dan lancar,” kata Kombes Erlan dilansir Antara, Jumat (27/9/2024).

Hal itu, menurut dia, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati 2024.

Adapun pelaksanaan masa kampanye akan berlangsung mulai 25 September 2023 hingga 23 November 2024.

Kombes Erlan bilang, hal ini merupakan bentuk komitmen Polda Kalteng dalam mendukung suksesi kepemimpinan daerah, terutama pada masa kampanye yang potensi kerawanannya berbeda dengan tahap pendaftaran, verifikasi dan penetapan.

“Harapannya melalui pengamanan masa tahapan kampanye ini, bisa berjalan lancar guna mewujudkan Pilkada 2024 di Kalteng aman dan nyaman,” kata dia.

Rekomendasi Berita  Berbungkus Kotak Gucci, Kado Ayu Ting Ting untuk Boy William di Luar Ekspektasi

Dia menambahkan, para personel juga terus memantau serta bergerak untuk mengamankan kampanye. Meskipun saat para calon belum ada yang melaksanakan, namun seluruh personel sudah disiagakan.

“Saya berharap pilkada tahun ini berjalan aman dan tidak ada gangguan apapun, sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pemimpin yang amanah sesuai pilihannya,” pungkas Kombes Pol Erlan Manaji.

Berdasarkan pantauan Antara di lapangan, personel Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya juga gencar melakukan patroli siang dan malam hari ke wilayah yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Hal itu dilakukan, agar seluruh wilayah Kalteng benar-benar aman di masa kampanye pilkada yang saat ini sedang berlangsung.

Editor: Aprie