Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meninjau progres pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung di Kecamatan Montallat, Rabu (26/8/2026).

Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meninjau progres pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung di Kecamatan Montallat, Rabu (26/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga mutu pekerjaan agar pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan di sela kunjungan Bupati menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Munawarah, Kecamatan Montallat.

Shalahuddin mengatakan, pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan membuka akses masyarakat, khususnya antardesa di wilayah Kecamatan Montallat. “Dengan selesainya pembangunan jembatan ini nantinya, kita berharap akses masyarakat semakin terbuka, terutama untuk mendukung kegiatan perekonomian di beberapa desa di Kecamatan Montallat,” kata Shalahuddin.

Menurutnya, infrastruktur konektivitas memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa. Karena itu, proses pembangunan perlu mendapat pengawasan secara menyeluruh agar hasilnya sesuai dengan perencanaan.

Pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data proyek, pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp73.404.690.000 dengan Nomor Kontrak 267/DPU-PR-BM/2026 yang ditetapkan pada 7 Mei 2026. Masa pelaksanaan pekerjaan tercantum selama 210 hari kalender.

Rekomendasi Berita  Pembukaan Resmi Pusdiklat Calon Paskibraka Barito Utara 2025

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan PT Fikrindo Putra Jaya dari Tangerang Selatan. Sementara jasa konsultansi manajemen konstruksi dipercayakan kepada PT Laksana Disain Daya Cipta dari Bandung.

Dalam peninjauan tersebut, Shalahuddin meminta Dinas PUPR memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. “Pekerjaan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi teknis. Pengawasan juga harus diperkuat agar kualitas pembangunan tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan memperhatikan kualitas konstruksi serta ketepatan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dengan nilai investasi besar harus menghasilkan fasilitas yang aman, berkualitas dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung dapat diselesaikan pada 2028. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jaringan transportasi sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Montallat dan wilayah sekitarnya.