Cak Imin mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 di Kupang, NTT. (Dok. Kemenko PM)

kabarmuarateweh.id – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengajak sekolah-sekolah umum untuk mulai mengadopsi pola pendidikan yang selama ini diterapkan di Sekolah Rakyat.

Cak Imin menilai Sekolah Rakyat memiliki keunggulan karena kurikulumnya sejak awal dirancang untuk memetakan bakat dan minat siswa. Dengan pendekatan tersebut, potensi anak dapat dikembangkan sesuai talenta masing-masing sehingga proses pendidikan menjadi lebih efektif dan berorientasi pada keahlian.

“Kami ingin sekolah-sekolah juga terus menjadikan Sekolah Rakyat ini model. Talenta yang sejak awal dikelola, yang diketahui potensinya, sehingga lulusan Sekolah Rakyat ini sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing. Sehingga potensi naturalnya bisa tersalurkan dengan baik,” kata Cak Imin usai mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 di Kupang, NTT, dalam keterangannya, Kamis, 2 Oktober 2025. di kutip  kabarmuarateweh.id melalui suara.com.

Ia menyebut program ini merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga miskin.

Rekomendasi Berita  Banyak Aset Bermasalah, DPRD Barut Segera Bentuk Pansus

Menurut Cak Imin, para siswa Sekolah Rakyat bisa mengoptimalkan berbagai potensi yang ada di setiap daerahnya. Di NTT sendiri, kata Cak Imin, saat ini ada 100 siswa Sekolah Rakyat yangbtelah diseleksi.

“100 yang terpilih inilah yang paling membutuhkan, sehingga mendapatkan prioritas,” imbuhnya.

Pemerintah menargetkan pendirian sekolah serupa di seluruh kabupaten dan kota di NTT. Muhaimin juga mendorong pihak swasta ikut mendirikan sekolah berbasis model ini.

Mandat pembangunan Sekolah Rakyat mengacu pada Inpres 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Kemenko PM ditugaskan untuk melaksanakan instruksi tersebut.

Hingga akhir Oktober 2025, pemerintah menargetkan 165 Sekolah Rakyat berdiri di berbagai daerah, sebelum diperluas ke seluruh kabupaten di Indonesia.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri