Ilustrasi Jalan berlubang dan tergenang air di Bogor Barat membahayakan pengendara usai hujan deras, meski ruas jalan baru diperbaiki.

kabarmuarateweh.id – Sebanyak 32 titik jalan berlubang telah teridentifikasi di wilayah Kota Bogor sejak awal Januari 2026 akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah Kota Bogor menyampaikan bahwa sekitar 90 persen ruas jalan yang menjadi kewenangannya kini telah selesai diperbaiki.

Capaian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Balai Kota Bogor pada Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan intensitas hujan tinggi menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas, terutama yang memiliki lalu lintas padat dan drainase yang perlu diperkuat.

Menurut Dedie, perbaikan dilakukan bertahap dengan memprioritaskan titik yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

Petugas disebut terus bergerak di lapangan untuk menuntaskan seluruh titik yang tersisa.

Namun, penanganan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi masih berjalan lebih lambat. Kendala administrasi dan ketersediaan material menjadi faktor penghambat.

Pemkot Bogor menyatakan terus berkoordinasi agar perbaikan jalan nasional dan provinsi dapat dipercepat guna meminimalkan risiko kecelakaan serta menjaga kenyamanan masyarakat.(*)

Rekomendasi Berita  Tanah Bergerak di Padasari Tegal, Muzani Akan Koordinasi dengan Prabowo

Penulis : Leonardo