
KABARMUARATEWEH.ID – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menganalisa percakapan antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara sebagai bagian dari investigasi kecelakaan pesawat PK-IFP yang jatuh di kawasan Lapangan Sunburst, BSD, Tangerang Selatan, pada Minggu, 19 Mei.
“Investigasi lanjutan akan dilakukan, termasuk mendengarkan percakapan dengan menara pengawas,” ujar Ketua KNKT, Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono, kepada wartawan di lokasi kejadian pada Minggu malam.
Selain itu, KNKT juga akan memeriksa berbagai serpihan pesawat PK-IFP untuk mengumpulkan data penyebab kecelakaan. “Kami mencatat ada mesin yang jatuh di sebelah sana dan baling-baling yang jatuh. Kami mencatat semua posisinya. Dari posisi jatuhnya, kami akan mencoba memahami bagaimana sikap pesawat ketika terakhir sebelum menabrak pohon,” tambah Soerjanto.
Saat ini, seluruh puing dan badan pesawat telah dibawa ke Pondok Cabe untuk penyelidikan lebih lanjut. Mengenai penyebab kecelakaan, Soerjanto menyatakan bahwa pihaknya masih memerlukan waktu untuk melakukan pendalaman dan belum dapat memberikan kesimpulan terkait penyebab kecelakaan pesawat Cessna 172 tersebut.
“Kami belum bisa berbicara tentang penyebabnya karena masih harus mempelajari semua data. Terlalu dini untuk menyebutkan penyebab,” kata Soerjanto.













