
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, Suhendra, berharap anggaran dari APBD setempat yang disediakan setiap tahun untuk menyediakan obat-obatan bernilai miliaran rupiah bisa disalurkan secara merata di semua fasilitas kesehatan, terutama yang ada di puskesmas maupun puskesmas pembantu (pustu).
Untuk itu, legislator Barut Suhendra pun meminta kepada pihak puskesmas maupun pustu selalu mengutamakan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat dalam bidang kesehatan tanpa memandang latar belakang pasiennya.
“Salah satu contoh bila ada pasien darurat atau masyarakat yang datang jangan tanya KTP atau kartu BPJS-nya dulu. Segera lakukan penanganan dan untuk administrasi bisa dilakukan kemudian,” kata legislator Barut Suhendra, Senin siang (21/7/2025).
Legislator Suhendra juga bilang, apa yang diharapkannya itu agar bisa dilaksanakan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Barut, karena selama ini seperti yang dirinya ketahui Pemkab Barut sudah cukup maksimal memberikan fasilitas kesehatan beserta perhatian kepada petugasnya.
Ia mengaku ada mendapat informasi dari warga bahwa sejumlah obat yang diperoleh, tidak didapatkan secara gratis dari puskesmas. Dari informasi tersebut, dilakukan pengecekan dan mendapat penjelasan dari pihak puskesmas, ternyata obat yang diperoleh masyarakat tersebut berasal dari para perawat yang melakukan praktik mandiri.
“Kami juga ingin memastikan bahwa obat-obatan ini diberikan secara gratis, terutama bagi warga pemegang kartu BPJS yang bisa dipastikan sangat perlu dibantu,” pungkas legislator asal PKB Barut ini.
Editor: Aprie













