
kabarmuarateweh.id, PURUK CAHU – Kapolsek Murung, Polres Murung Raya (Mura), Kalteng, Ipda Yakobus Riko, menjelaskan terkait penemuan mayat bidan Rapinda (32) di rumahnya dan penyebab kematiannya.
Diketahui warga Kompleks Pulo Basan Asri 1 Blok H Puruk Cahu, Kecamatan Murung, Mura, Jumat malam,18 April 2025 sekira pukul 17.00 WIB gempar saat ditemukannya mayat bidan Rapinda yang bertugas di Puskesmas Puruk Cahu.
Kapolsek Ipda Riko mengungkapkan, jika anggotanya menerima laporan dari masyarakat, bahwa ada salah satu warga tersengat/tersetrum aliran listrik di Perumahan Pulo Basan Asri 1.
“Sekira Jam 18.10 WIB, anggota piket Polsek Murung datang di TKP, mendapati informasi dari saksi bahwa ada korban meninggal masih di dalam kamar mandi rumah dalam keadaan duduk di lantai tersandar di pintu aluminium,” ungkapnya, Sabtu pagi, 19 April 2025.
Tragis! Bidan di Mura Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi Rumahnya di Kompleks Pulo Basan Asri
Tragis! Bidan di Mura Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi Rumahnya di Kompleks Pulo Basan Asri
Menurut Ipda Riko, sekira pukul 17.20 WIB, saksi Bayati diminta untuk mengecek ke rumah bidan Rapinda kdan sekitar pukul 17.30 WIB, saat mengecek rumah tersebut dalam keadaan gelap lalu saksi Zuli langsung berinisiatif untuk melihat ke dalam kamar rumah tersebut melalui ventilasi kamar dan saat melihat ke dalam ternyata kamar dalam keadaan kosong.
Kemudian bergeser ke arah ruang tamu dan saat itu juga dalam keadaan kosong.
“Pada saat saksi Zuli melihat ke kamar mandi melalui ventilasi kamar mandi rumah tersebut dan melihat bahwa korban dalam keadaan duduk tersandar di pintu kamar mandi yang terbuat dari alumunium dalam posisi tidak menggunakan busana,” ujar Ipda Riko.
Lalu, melihat situasi tersebut, para saksi langsung mendobrak pintu depan rumah dalam keadan terkunci dari dalam, setelah pintu depan rumah berhasil didobrak dan menuju ke kamar mandi untuk mencoba menolong korban.
“Namun pada saat saksi Bayati ingin membuka pintu kamar mandi tersebut tapi tersengat/tersetrum aliran listrik, kemudian saksi keluar minta tolong kepada warga sekitar, kemudian saat itu warga lainnya mematikan KWH listrik rumah korban,” lanjutnya.

Selanjutnya, anggota Polsek Murung dan tim identifikasi Polres Mura serta tim medis sampai di TKP dan langsung mengecek keadaan korban yang saat itu telah meninggal dunia di TKP dan langsung dilakukan evakuasi dan jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Puruk Cahu untuk dilakukan visum.
“Diduga penyebab korban meninggal dunia karena tersengat atau tersetrum aliran listrik dari kabel listrik yang terkelupas karena terjepit pintu kamar mandi. Kabel listrik yang ditemukan di TKP terhubung dari stop kontak atau colokan lampu ke mesin cuci yang berada di dalam kamar mand,” tandas Kapolsek Ipda Riko.
Penulis: Aprie
Editor: Aprie













