Kapal Tug Boat terbakar. (foto; Dok.kabarmuarateweh)

KABARMUARATEWEH.ID – Insiden terbakarnya Tug Boat dengan lambung kapal TB Hasyim di perairan DAS Barito, Desa Luwe Hulu,Kecamatan Lahei Barat, Kalimantan Tengah pada Senin, 24 Maret 2024 malam mengakibatkan dua korban meninggal dunia, satu belum ditemukan dan dua lagi harus dirawat intensip.

“Kami di backup tim dari Ditkrimum Polda Kalteng. Ada sebanyak 7 orang saat ini dalam perjalanan ke Muara Teweh,” kata Kasatreskrim Polres Barito Utara, AKP Wahyu Satiyo Budiharjo, dikonfirmasi Selasa 26 Maret 2024, sore.

Satu crew kapal yang dinyatakan hilang juga belum ditemukan.

“Satu dari crew kapal sebelah TB WAG diduga ada di buritan kapal TB Hasyim dan saat kejadian sampai saat ini belum bisa di hubungi dan kemungkinan terjatuh atau terpental ke sungai,” ungkap Wahyu.

Hingga kini, tim gabungan dari Polres Barito Utara, Basarnas, dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.

“Kita akan membuat surat permohonan bantuan teknis kepada Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Surabaya untuk menentukan penyebab kebakaran. Tes DNA juga akan dilakukan terhadap korban yang meninggal dunia untuk membantu proses identifikasi,” tutup Wahyu.

Rekomendasi Berita  Pejuang Lingkungan Karimunjawa ditangkap dan ditahan, Hentikan Segala Upaya Kriminalisasi Terhadap Pejuang Lingkungan Karimunjawa

Sementara itu, kebakaran Tug Boat Hasyim tersebut terjadi sekita pukul 19.00 WIB. Saat itu, kapal sedang tambat di tepi sungai.

“Kapal sedang berhenti (tambat) dan kapten kapal selamat karena ada di tag boat sebelahnya (TB WAG) yang sama-sama tambat,” jelas Wahyu.

Dua orang ABK yang mengalami luka bakar, yaitu Rizaldi (20) ABK TB Hasyim, warga Banjarbaru, dan Abdul Yassar (34) ABK TB WAG. Sementara, korban meninggal 2 orang atas nama Syahminan (ABK TB Hasyim) warga Banjarmasin Kalsel, dan Dalih Rizaldi (ABK TB Hasyim), warga Kalilalang, Situharjo Kecamatan Garung, Wonosobo, Jawa Tengah.