Anggota DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty ( Dok : Kabarmuarateweh,id )

KABARMUARATEWEH.ID – Meningkatnya kasus pelecehan seksual yang korban maupun pelaku yang adalah anak dibawah umur menjadi perhatian DPRD Kabupaten Barito Utara, Kallimantan Tengah.

Wakil Rakyat di Barito Utara menghimbau para orang tua beserta keluarga, agar meluangkan waktu untuk mengawasi pergaulan dan perkembangan anak-anak, baik di lingkungan rumah, maupun di lingkungan luar.

“Saat ini anak dibawah umur tidak hanya menjadi korban lagi, tetapi tak sedikit sebagai pelaku. Kondisi tersebut menurutnya,  perlu menjadi perhatian bersama, khususnya pihak keluarga. Pengawasan dan pendidikan agama menjadi tolak ukur bagi perkembangan keperibadian generasi muda” ujar Anggota DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty.

“Kalau kita lihat dari pemberitaan media, kasus pelecehan terhadap anak bawah umur tinggi di daerah kita. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, terutama keluarga untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya,” kata Heny Rosgiaty Rusli kepada media ini, Selasa 06 Januari 2024.

Menurut Henny orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan agama pada anak-anaknya untuk membentengi diri anak dari segala bentuk perbuatan negatif. Tetapi, orang tua dan keluarga tidak mesti mengawasi anak dari orang lain, tetapi juga melakukan pengawasan ke dalam keluarga.

Rekomendasi Berita  Digelar di Barut, Pj Bupati Muhlis Buka Rakerwil PGPI 

Karena dari beberapa kejadian kekerasan seksual di Sijunjung, pelaku tidak saja dari luar rumah, tetapi juga berasal dari anggota keluarga korban sendiri dan orang terdekat korban.

“Kita melihat dari beberapa kasus Asusila yang terjadi di daerah kita, terjadi karena kurangnya pemahaman agama, dan etika, sehingga anak-anak bergaul secara bebas tanpa pengawasan. Terkadang mereka dibiarkan pergi kemana-mana tanpa didampingi keluarga, bahkan kebanyakan orang tua memberi kepercayaan penuh pada anaknya saat diluar rumah bersama teman-temannya, sehingga banyak orang tua baru menyadari pergaulan anaknya salah ketika sang anak telah hamil atau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” pungkas politisi PDI Perjuangan Barito Utara ini.

Heny Rosgiaty juga mengajak pemerintah daerah agar memperhatikan kondisi terkait korban kekerasan seksual yang butuh perhatian khusus. Ia meminta pemerintah duduk bersama DPRD membahas kasus pelecehan anak bawah umur.

“Pemerintah, DPRD, serta Muspida sangat perlu duduk bersama membahas masalah kondisi para korban ini. Termasuk pemerintah melalui dinas terkait untuk lebih proaktif melakukan sosialisasi, pengawasan dan lainnya, guna menekan tingginya kasus peleceghan anak bawah umur,” tutupnya.(*)