Uskup Keuskupan Palangkaraya Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka menahbiskan empat imam baru Diosesan Keuskupan Palangkaraya di Muara Teweh, Rabu (22/4/2026).

kabarmuarateweh.id, Muara Teweh – Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka, menahbiskan empat imam baru Diosesan Keuskupan Palangka Raya dalam sebuah perayaan yang dilaksanakan di Muara Teweh pada hari Rabu, 22 April 2026.

Para imam yang baru ditahbiskan tersebut akan melaksanakan tugas perutusan dan berkarya dalam pelayanan bagi umat Katolik di lingkungan Diosesan Keuskupan Palangka Raya.

Perayaan Ekaristi Kudus Tahbisan Imam Diosesan Keuskupan Palangka Raya tersebut dihadiri oleh ribuan umat Katolik, termasuk keluarga dari para imam yang baru ditahbiskan.

Empat Imam yang baru ditahbis adalah Reverendus Dominus (RD)  biasa juga disebut Imam Projo Emanuel De, RD Matheus Kavaro Sudi, RD Balthasar Berek, dan RD Stefanus Aldianto.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum Pordelin Girsang, pada acara tahbisan Imam.

Ia menyatakan bahwa tahbisan Imam Diosesan Keuskupan Palangkaraya Paroki Santa Maria De La Salette merupakan momen penuh sukacita, tak hanya bagi para calon imam yang ditahbiskan, tetapi juga bagi seluruh umat Katolik, khususnya di wilayah Keuskupan Palangka Raya.

Rekomendasi Berita  Fraksi PKB DPRD Barut Sampaikan 2 Pertanyaan Terkait Pelaksanaan APBD 2023

“Peristiwa ini menjadi tanda nyata karya Tuhan yang terus hidup dan bekerja di tengah umat-Nya, dengan memanggil putra-putra terbaik untuk melayani sebagai imam dan pelayan umat Allah,” ujar dia.

Ia menekankan penting peran tokoh agama dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Para imam yang baru ditahbiskan diharapkan mampu menjadi jembatan kasih, pembawa kedamaian, serta penggerak dalam memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

“Dalam kehidupan bermasyarakat, peran tokoh agama sangat strategis dalam menciptakan suasana damai, harmonis, dan penuh toleransi,” lanjutnya.

Iajuga mengingatkan, tugas sebagai imam merupakan panggilan luhur yang tak hanya berfokus pada pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun nilai-nilai moral, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Kepada para imam yang baru ditahbiskan, ia berpesan agar senantiasa menjadi gembala yang dekat dengan umat, mampu mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

“Layanilah umat dengan hati yang tulus dan penuh kasih, pegang teguh ajaran gereja, serta bangun semangat persaudaraan,”imbuh dia.

Rekomendasi Berita  Upacara Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalteng dan Acara Ramah Tamah Dihadiri Pj Bupati Barito Utara

Di akhir sambutan, Pemkab Barito Utara menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Acara tahbisan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah di Barito Utara dan DAS Barito.(*)

Penulis : Leonardo