Jasad korban satu keluarga pembunuhan orang tak dikenal sudah dibawa ke ruang jenazah RSUD Muara Teweh, Sabtu (18/4). Foto-ist

kabarmuarateweh.id – Peristiwa tragis menimpa satu keluarga asal Desa Benangin II, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang menjadi korban pembunuhan oleh orang tidak dikenal di wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, tepatnya di kawasan Timber Dana, Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam insiden tersebut, satu keluarga yang berjumlah enam orang menjadi korban serangan, dengan lima orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya dilaporkan selamat. Hingga kini, aparat berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian tersebut.

Identitas keluarga yang menjadi korban diketahui antara lain, Cuah (55) warga Desa Benangin II dengan keseharian bekerja sebagai petani, dirinya dinyatakan meninggal atas serangan tersebut.

Kemudian Hasna (40), Tasya Haulina (17), seorang balita yang masih berusia 3 tahun, Ono (50). Salah satu keluarga korban yang selamat dari pembunuhan Alfian (40) saat ini kondisinya masih kritis di Rumah Sakit.

Dari keterangan saksi mata disampaikan keluarga korban di RSUD Muara Teweh, Alfian (40) sempat kabur ke luar pondok saat aksi serangan orang tidak dikenal terjadi.

Rekomendasi Berita  Hasrat Ajak Perusahaan Sinkronkan CSR dengan Program Pembangunan Teweh Timur

“Ibu saya ada kirim voice note, dia keluar dari pondok saat teman-temannya di serang. Ada satu dia sebut ciri-ciri pelakunya, ” ujar saksi yang namanya tidak ingin disebutkan.

Informasi lain diperoleh, sekelompok orang (diduga tiga orang) mendatangi salah satu korban, kemudian si pelaku menanyakan nama korban yang kemudian melakukan pembacokan.

Sementara itu, Kapolres Barito Utara, AKPB Singgih Febiyanto di konfirmasi membenarkan kejadian di Perbatasan Kalteng-Kaltim.

“Nanti hubungi Kasat Reskrim. Kami yakin akan tertangkap pelakunya, ” terangnya.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Dadang Hardiwan