Pemkab Barito Utara (Barut) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama, di Aula Rapat Setda Muara Teweh Selasa (17/9/2024). Foto: Diskominfosandi Barut

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pemkab Barito Utara (Barut) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama, di Aula Rapat Setda Muara Teweh Selasa (17/9/2024).

Kegiatan dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jufriansyah, asisten setda, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah dan undangan terkait lainnya.

Pj Bupati Barut Muhlis menyampaikan, pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan KPK RI dalam hal memberantas korupsi.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan untuk membangun sinergi yang kuat antara berbagai pihak terkait dalam mewujudkan pemerintah yang bersih dan transparan,” kata Pj Bupati Muhlis.

Untuk rencana aksi 2024, ini kata dia, meliputi Monitoring MCP untuk 8 area intervensi, pelaksanaan program pengendalian gratifikasi, penyelamatan keuangan dan aset daerah dan pelaksanaan layanan publik berintegrasi.

Sementara itu ketua tim Wahyudi Kasatgas Korsup KPK RI, Wahyudi, menyampaikan entry meeting adalah salah satu tahapan penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan.

“Hal ini untuk kelancaran pemeriksaan yang bertujuan untuk menjalin komunikasi awal antara tim pemeriksa dengan entitas yang diperiksa serta mewujudkan kesamaan persepsi terhadap pelaksanaan pemeriksaan,” kata Wahyudi.

Rekomendasi Berita  Pentol Dos, Camilan Nikmat dan Sehat Buat Anak ala Kaki Lima

Tim KPK yang akan bertugas di Kabupaten Barut diKetuai oleh Wahyudi Kasatgas Korsup KPK wilayah Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, Irawati Spesialis Koordinasi dan Supervisi dan Fadil Herdian Spesialis Koordinasi dan Supervisi.

Editor: Aprie