Foto Korban Yang di temukan di dermaga PT Multipersada Gatramegah (PT MPG)

kabarmuarateweh.id – Dua orang yang terdiri dari seorang ABK dan satu personel polisi dilaporkan tenggelam di Sungai Barito pada Sabtu malam (4/4/2026). Insiden ini terjadi di dermaga PT Multipersada Gatramegah (PT MPG) saat keduanya mencoba menyeberang menggunakan rakit menuju kapal tongkang yang sedang bersandar.

Hingga saat ini, tim penyelamat masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan kedua korban. Peristiwa nahas tersebut kini tengah dalam penanganan pihak berwenang guna memastikan kronologi dan penyebab utama jatuhnya korban ke sungai.

Kedua korban diidentifikasi Aleksandro Briano Anggasa (25), anak buah kapal (ABK) asal Sika, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bripda Vikma Setiawan (22), personel kepolisian asal Puruk Cahu, bertugas di Direktorat Sabhara Polda Kalimantan Tengah.
Dua orang dilaporkan tenggelam setelah perahu rakit yang mereka tumpangi oleng dan terbalik di perairan setempat.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.14 WIB. Menurut keterangan Koordinator Lapangan Basarnas, Indra Saputra, korban Bripda Vikma Setiawan bersama tiga orang lainnya sedang menaiki perahu rakit menuju kapal tongkang. Namun, saat masih sekitar ratusan meter dari tujuan, perahu tersebut oleng dan akhirnya terbalik.
“Tiga orang lainnya selamat. Satu korban (Bripda Vikma) tenggelam, sempat mau ditolong oleh ABK kapal (Aleksandro). Ia sempat melempar tali dan melompat untuk menolong, tetapi karena faktor lain, dia ikut menjadi korban,” jelas Indra Saputra.
Tim pencarian dan pertolongan dikerahkan sejak Minggu (5/4/2026) oleh tim BPBD dan Polairut Barito Utara ditambah dengan tim Basarnas yang menerjunkan 5 personel, sementara Polda Kalimantan Tengah mengirimkan 2 personel.
Korban Bripda Vikma Setiawan ditemukan pertama kali pada Senin pagi (6/4/2026) sekitar pukul 08.31 WIB, dan ditemuka sekitar dua kilometer dari lokasi tempat kejadian perkara dalam kondisi meninggal dunia (MD).
“Jenazahnya hari ini juga akan langsung dievakuasi menuju rumah duka,” ujarnya.
Sementara tak berselang terlalu lama, korban lainnya, Aleksandro Briano Anggasa ditemukan pukul 09.42 WIB, sekitar 500 meter dari TKP dengan kondisi MD. Jenazahnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febriyanto, saat ditemui di RSUD Muara Teweh, menyatakan bahwa kedua korban di bawa ke RSUD untuk menjalani visum.
“Korban pertama (Bripda Vikma) akan langsung dibawa ke Puruk Cahu hari ini, sedangkan korban kedua (Aleksandro) akan diserahkan kepada pihak perusahaan,” ujar AKBP Singgih Febriyanto.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga kedua korban telah menerima kabar duka dan proses pemulangan jenazah tengah diupayakan aparat gabungan.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Dadang Hardiwan