kabarmuarateweh.id, JAKARTA – Pj Bupati Barito Utara (Barut) Muhlis menghadiri Rapat Koordinasi (Rakoor) perluasan areal tanam (PAT).

Rakoor itu termasuk dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Kementerian Pertanian (Kementan), di Kantor Kementan Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan Kementan tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari Kemendagri yang memiliki peran strategis untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional.

“Kerja sama ini diperkuat dengan adanya nota kesepahaman antara Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri dalam hal sinergitas tugas dan fungsi Kementan dan Kemendagri,” kata Menteri Andi Amran.

Dia bilang, kedua belah pihak sebelumnya sudah pernah menandatangani nota kesepahaman terkait dengan koordinasi tugas dan fungsi kedua pihak pada 25 Juni 2019, sehingga perlu diperbaharui.

Sementara dalam kesempatan itu. Mendagri Tito Karnavian memaparkan langkah strategis yang perlu diperhatikan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian.

Hal itu menurutnya, seperti meningkatkan akses jalan menuju lahan pertanian dan pasar untuk memudahkan distribusi hasil panen, serta membangun gudang dan fasilitas penyimpanan. 

Rekomendasi Berita  Pj Sekretaris Daerah Barito Utara Serahkan LKPD 2023 Unaudited Kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah

Sementara Pj Bupati Muhlis mengapresiasi dan menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah lintas sektoral ini.

“Kami sangat mendukung kerja sama program peningkatan produksi pangan ini dengan segera menindaklanjuti sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri tentunya melalui dinas terkait, yaitu Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara,” katanya.

Pj Bupati Muhlis berharap semoga semua bisa bersama-sama mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional dan melalui kolaborasi dan sinergitas ini.

“Semoga kerja sama ini akan dapat mengembalikan kejayaan pertanian Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berswasembada pangan,” harapnya.

Editor: Aprie