Warga berbelanja kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan beras dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

kabarmuarateweh.id, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui tim Gerakan Pangan Murah (GPM) dan kegiatan inspeksi pasar, menerapkan dua langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Langkah pertama adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah On the Road (Gepamor), dan yang kedua adalah program Gerakan Pangan Murah (GPM). Kedua kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 14 September 2025 dan dilaksanakan di berbagai lokasi, mulai dari wilayah Kota Muara Teweh hingga ke desa-desa.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Tugas Nomor: 800.1.11.1/48 /Setda/IX/2025, Tanggal 09 September 2025, berdasarkan Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 8 Tahun 2024 tentang pelaksanaan dan pertanggungjawaban Perjalanan Dinas Di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Barito Utara, dan Hasil Rapat Atensi Atas Kenaikan Harga Komoditi Beras di Daerah pada Kabupaten Barito Utara.

Pj.Bupati Barito Utara Indra Gunawan menyampaikan, pihaknya melalui kegiatan Gepamor dan GPM, berkomitmen menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita  Ketua DPRD Barito Utara Turut Saksikan Pelantikan 143 Pegawai PPPK

“Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Dikatakan Indra, pihaknya terus berupaya menghadirkan program nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta bersinergi dengan berbagai pihak dalam rangka mengendalikan inflasi di daerah.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan kondisi ekonomi daerah semakin stabil,” ungkapnya.

Senada Pj Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis, mengatakan bahwa GPM ini hadir sebagai salah satu upaya strategis untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Acara ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga bahan pangan pokok bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat yang hadir,” tutur Muhlis.

Sementara, Kepala DKPP Kabupaten Barito Utara H. Siswandoyo menyampaikan bahwa stok pangan yang disiapkan minimal 1 ton, dan maksimal sebanyak-banyaknya

“Hari ini lokasi Gepamor dibuka di depan Pasar Pendopo, di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabuoaten Barito Utara, Gudang Sub Divisi Regional IV Bulog Muara Teweh, serta di Desa Batu Raya I Kecamatan Gunung Timang,” jelas Siswandoyo.

Rekomendasi Berita  Tumbuhkan Kecintaan Membaca, Dina Maulidah Sasar Anak-Anak Murung Raya

Dalam pelaksanaan Gepamor dan GPM, Siswandoyo mengungkapkan, Pemkab Barito Utara menyediakan berbagai komoditas utama, di antaranya beras, gula, dan minyak goreng dengan harga di bawah pasaran.

Untuk beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp.57.000 dari harga normal Rp.65.000. Beras premium kemasan 10 kilogram dibanderol Rp.150.000 dari harga Rp160.000. Sedangkan gula pasir seharga Rp18.000 per kilogram dari Rp19.000, dan minyak goreng merek Rizky Rp18.000 per liter dari harga pasaran Rp19.000.

Gepamor mulai dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Selain melayani pembelian bahan pangan murah, tim GPM dan Sidak Pasar Pemkab Barito Utara, juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dalam Pasar Pendopo ke beberapa toko sembako untuk memantau pergerakan harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan di lapangan.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Apri