kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH- Pemkab Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora), menyelenggarakan Lomba Lukis Ornamen dan Seleksi Gita Bahana Nusantara untuk tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Barito Utara, pada hari Selasa, 17 Juni 2025.

Kegiatan lomba ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia dan HUT ke-75 Kabupaten Barito Utara.

Dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis, Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah untuk menggali dan mengembangkan kreativitas generasi muda. Selain itu, beliau juga mengajak peserta untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan memanfaatkan kesempatan ini untuk terus mengasah bakat.

Sebagai bentuk apresiasi, Sekda Muhlis menyerahkan piagam penghargaan Anugerah Kebudayaan kepada 16 tokoh yang dinilai berjasa dalam pembangunan dan pelestarian seni budaya di Barut. Penghargaan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari pelestarian kesenian tradisional hingga pengembangan karya budaya modern yang berakar pada nilai-nilai lokal.

Rekomendasi Berita  Pemkab Barut Raih Penghargaan UHC Award 2024 dari Kemenko PMK RI

Kepala Dinas Budpora Hj Annisa Cahyawati, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pokok Disbudpora.

“Seleksi Gita Bahana Nusantara dan Lomba Lukis Ornamen ini kita gelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 dan HUT Kabupaten Barito Utara ke-75. Kami menyediakan dana sebesar Rp 44 juta untuk Lomba Lukis Ornamen dan Rp 40 juta untuk Gita Bahana Nusantara, dengan hadiah berupa uang pembinaan, piagam penghargaan, dan plakat untuk para pemenang,” jelasnya.

Seleksi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas Barut di tingkat provinsi maupun nasional.(*)

Penulis : Leo

Editor : Apri