Ilustrasi gambar Matahari.

kabarmuarateweh.id – Matahari ternyata bekerja jauh lebih efisien daripada yang kita bayangkan. Alih-alih hanya membuang energi ke ruang hampa, bintang kita memiliki mekanisme unik untuk mendaur ulang energinya sendiri.

Video yang diambil selama pendekatan dekat Parker pada malam Natal 2024 menunjukkan letusan flare matahari, dengan blob material superpanas yang menyembur ke luar angkasa. Material ini kemudian dilihat kembali ke matahari, tertarik oleh garis medan magnet yang kuat yang putus dan cepat menyatu kembali menjadi struktur melingkar. Beberapa berlanjut ke luar angkasa, sementara yang lain kembali ke matahari, menarik material matahari dalam proses yang dikenal sebagai inflow.

Pemandangan ini membuka mata bagaimana matahari mendaur ulang medan magnet koronal dan materialnya. Letusan massa korona (CME) yang diamati Parker menunjukkan proses inflow yang membantu mengubah jalur CME masa depan. Pengamatan dekat Parker memungkinkan ilmuwan untuk mengukur kecepatan dan ukuran blob yang jatuh, mengasah model cuaca antariksa dan lingkungan magnetik matahari.

Pemahaman mendalam ini dapat membantu ilmuwan lebih baik memprediksi dampak cuaca antariksa di seluruh tata surya dalam jangka waktu lebih panjang. Dengan demikian, kita dapat lebih siap menghadapi badai geomagnetik yang berdampak pada teknologi kita di Bumi.(*)

Rekomendasi Berita  Tingkatkan Wawasan Anak, Lita Nofriana Tekankan Pentingnya Budaya Membaca

Penulis : Leonardo