Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Parmana Setiawan. Foto: Istimewa

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Banyak diketahui berbagai macam dampak ditimbulkan media sosial (medsos), di antaranya memudahkan masyarakat untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat serta masih banyak hal lainnya lagi.

Dari semua dampak positif juga, namun medsos merupakan platform yang sering digunakan sebagai penyebaran berita palsu atau sering disebut dengan hoaks.

Untuk itu, legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Parmana Setiawan, mengingatkan dan sekaligus mendorong masyarakat di daerah ini agar bijak dalam menggunakan medsos terlebih menjelang pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 Barut.

“Adapun bijak di sini jangan menyebarkan hoaks, apalagi sampai membuat dan menyiarkan konten-konten PSU Pilkada dan politik yang bisa membuat gaduh daerah karenanya,” kata legislator Barut Parmana Setiawan, Kamis (17/7/2025).

Diakui politisi PKB Barut ini, bahwa saat ini warga daerah setempat benar-benar sudah bijak dalam menggunakan medsos jelang PSU Pilkada kali ini.

Rekomendasi Berita  Shalahuddin-Felix Diakui Menang oleh Ketua Tim Pemenangan Jimmy-Inri

“Sangat bersyukur warga kita tidak ada yang terhasut dengan adanya beredar isu-isu yang biasanya mengadu domba, karena berbeda pilihan calon pemimpinnya. Bahkan sampai sekarang warga kita aman dan tidak ada yang dilaporkan terkait persoalan tersebut ke kepolisian,” ujarnya.

Lebih lanjut legislatorParmana mengimbau masyarakat di daerah ini, apabila menerima informasi-informasi yang sifatnya provokatif dan bisa memecah belah antar sesama, agar masyarakat jangan mudah percaya dan terprovokasi.

“Alangkah akan lebih baik informasi yang didapatkan, dicari benar-benar ke kebenarannya, supaya masyarakat tidak mudah membagikan atau turut menyebarkan informasi tersebut,” tandas legislator Barut Parmana Setiawan.

Editor: Aprie