Anggota DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Al Hadi. Foto: Istimewa

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Legislator DPRD Barito Utara (Barut), Kalteng, H Al Hadi meminta pemkab setempat, melalui satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait, untuk melakukan tindakan yang benar-benar ampuh dalam penanganan serta pengelolaan sampah.

Legislator Al Hadi berkata, jika saat ini aktivitas perekonomian semakin tinggi termasuk di kota Muara Teweh. Kondisi itu, memicu pertambahan volume sampah atau sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi.

“Seperti kita ketahui, sampah saat ini semakin banyak, karena penduduk kita pada saat ini semakin hari juga semakin bertambah. Untuk itu, dinas terkait mesti melakukan pengelolaan sampah tersebut dengan baik agar tidak sampai menjadi masalah di kemudian hari,” kata legislator Al Hadi, Senin (24/3/2025).

Dia juga meminta, mestinya penanganan masalah sampah tidak saja di wilayah perkotaan saja. Tapi juga harus sampai ke daerah-daerah pedesaan yang padat penduduk dan sebagainya.

“Di beberapa desa terkadang ada tumpukan sampah yang mengganggu, baik itu dari segi keindahan maupun kesehatan. Karena banyaknya sampah yang tidak dipisahkan sesuai aturan persampahan, sehingga membuatnya membusuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap,” ujar Al Hadi.

Rekomendasi Berita  Pandangan Umum Pidato Pengantar Bupati Barut, Fraksi PDI Perjuangan: Titik Beratkan Belanja Urgensi Kebutuhan Bukan Keinginan

Legislator asal Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Barut ini bilang, jika sampah-sampah yang dibuang sembarangan dan tidak tertangani dengan baik juga terkadang menimbulkan masalah saat turun hujan. Hingga kemudian, sampah-sampah itu menutupi gorong-gorong atau drainase. Imbasnya, ini bisa menimbulkan berbagai penyakit yang dapat menyerang masyarakat

“Saya berharap, semoga ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera atau secepat mungkin mengatasi permasalah sampah di Kabupaten Barito Utara ini,” harap legislator Barut Al Hadi.

Editor: Aprie