Abdul Kadir Karding menyatakan bahwa pidato Presiden Prabowo mencerminkan komitmen yang sejalan dengan program KP2MI dalam melindungi pekerja migran Indonesia.

kabarmuarateweh.id, Jakarta – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI menunjukkan keselarasan dengan arah kebijakan dan program kerja Kementerian P2MI, khususnya dalam memperkuat perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Hal ini disampaikan Karding usai menghadiri langsung pidato Presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025.

“Intinya, Presiden menyampaikan beberapa hal penting, termasuk program-program prioritas serta capaian-capaian selama 299 hari masa pemerintahannya,” ujar Karding kepada awak media.

Menurutnya, komitmen Presiden untuk membangun sumber daya manusia unggul, menciptakan lapangan kerja yang layak, serta memperkuat kehadiran negara dalam melindungi warga negara di luar negeri, sangat selaras dengan misi dan langkah strategis yang sedang dijalankan Kementerian P2MI.

“Kami melihat sinergi antara visi Presiden dengan langkah-langkah kami di kementerian. Terutama dalam memastikan pekerja migran mendapatkan hak, perlindungan hukum, dan dukungan negara dari hulu hingga hilir,” tambahnya.

Rekomendasi Berita  Presiden Prabowo Disambut Meriah Penonton di Parade Hari Nasional Singapura

Abdul Kadir Karding juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, agar program perlindungan pekerja migran bisa berjalan optimal di tengah dinamika global tenaga kerja.

Dalam pidato kenegaraannya, kata Karding, Presiden Prabowo berharap program prioritas kabinetnya membuat masyarakat terbebas dari kemiskinan, kemiskinan, dan kemiskinan, serta dapat mewujudkan kesejahteraan.

“Beliau mendorong terwujudnya dengan cepat program Makan Bergizi Gratis yang saat ini telah menjangkau 20 juta penerima,” kata Karding.

“Kemudian juga Sekolah Rakyat sebanyak 100 unit yang sudah terpenuhi, serta Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 80.000. Di samping itu juga, cek kesehatan gratis yang sudah mencapai 18 juta orang,” ujarnya, menambahkan.

Dia mengatakan Presiden Prabowo juga menjabarkan pencapaian program hilirisasi di semua komoditas, termasuk pangan dan energi.

Menurut Karding, Presiden Prabowo telah berhasil dan berkomitmen memperbaiki ketahanan pangan ke depan.

Menteri P2MI mengaku terkesan dengan keberhasilan pemerintah memiliki 3 juta ton stok beras. “Dalam sejarah, baru kali inilah kita mencapai swasembada dengan 3 juta ton beras,” kata Karding.

Rekomendasi Berita  Bristol Rovers Mengumumkan Telah Meminjam Elkan Baggott dari Ipswich Town

Dia mengatakan, Presiden Prabowo terus berkomitmen mengurangi pengurangan emisi dengan menciptakan lapangan kerja dan mendatangkan investasi ke tanah air.

Karding mengatakan pesan paling penting dari pidato kenegaraan itu adalah soal keberpihakan pemerintah kepada rakyat. “Presiden menegaskan bahwa tidak boleh ada orang kuat, orang kaya, yang seenaknya bisa mempermainkan atau bermain di atas penderitaan rakyat merdeka,” kata dia.

Karding menilai pesan yang disampaikan presiden itu sangat relevan dengan tugas KP2MI dalam melindungi dan memberdayakan pekerja migran yang berusaha meningkatkan taraf hidup keluarganya dengan bekerja di luar negeri.

“Kami di KemenP2MI punya komitmen yang sama: melindungi pekerja migran dari segala bentuk eksploitasi. Tidak boleh ada satu pun warga negara yang haknya dirampas atau dipermainkan demi keuntungan segelintir orang,” kata dia.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Apri