Jambore Daerah Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat

kabarmuarateweh – Jambore Daerah Pramuka Tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung pada 1–5 Juli 2025 di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan aktualisasi diri bagi para peserta, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM setempat.

Yaman (37), seorang pedagang aksesori, mengaku rutin mengikuti kegiatan Pramuka berskala daerah hingga nasional dengan membuka gerai penjualan pernak-pernik, karena dinilai memiliki potensi keuntungan yang menjanjikan.

“Setiap ada kegiatan besar, saya selalu ikut. Di Kabupaten Bekasi pun saya sudah beberapa kali berjualan. Setiap daerah berbeda, tapi biasanya panitia menyediakan tempat bagi pedagang kecil seperti saya,” ujar Yaman saat ditemui di Pasar Pramuka Jambore Daerah Jawa Barat, Jumat, 4 Juli 2025.

Yaman menjual berbagai perlengkapan dan aksesori Pramuka, mulai dari topi, ring hasduk, sabuk, hingga seragam lengkap. Cenderamata khas jambore, seperti pin dan gantungan kunci berbentuk unik, bahkan menjadi incaran para peserta untuk dijadikan oleh-oleh.

Produk miliknya dipasarkan mulai seharga Rp5.000 hingga Rp250.000 tergantung jenis serta kelengkapan atribut. Animo peserta untuk membeli produk-produknya terbilang tinggi sehingga mampu mendatangkan omzet besar bagi usahanya.

Rekomendasi Berita  Operasi Satlantas Barito Utara: Dua Puluh Motor Berknalpot Brong Berhasil Diamankan

“Kalau di event seperti ini, penjualan cukup bagus. Saya merasa puas karena bisa mencapai target. Omzet ada lah, bisa puluhan sampai seratusan juta. Apalagi peserta jambore ini sangat banyak hingga ribuan pelajar,” katanya.

Menurut Yaman, Jambore Daerah Pramuka Jawa Barat 2025 memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi dirinya serta masyarakat sekitar, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Terima kasih juga kepada panitia atas fasilitasi gerai-gerai produk kami, produk pelaku usaha kecil. Semoga ajang ini turut berdampak positif bagi pembinaan karakter generasi muda sebagai calon pemimpin di masa mendatang. Semoga acara ini lancar dan sukses sampai penutupan nanti,” ucap dia.

Peserta asal kontingen Subang Lubna mengaku senang bisa membeli langsung aksesoris Pramuka di lokasi jambore. Kehadiran gerai aksesoris yang lengkap ini memberi kemudahan untuk mendapatkan barang sesuai keinginan.

Siswi kelas 8 SMP Baitul Quran Subang ini mengaku kehilangan ring hasduk akibat terjatuh sehingga memutuskan untuk membeli langsung di Pasar Pramuka jambore tersebut.

Rekomendasi Berita  Pemkab Murung Raya Gelar Jambore Kader Posyandu Tahun 2025

“Tadi beli ring karena ring aku jatuh. Harganya Rp15.000. Biasanya beli di pasar tapi sekarang bisa langsung di sini. Nanti menjelang penutupan baru rencananya akan membeli oleh-oleh khas Pramuka untuk dibawa pulang, sekarang masih fokus kegiatan jambore dulu,” katanya.

Lubna mengikuti sejumlah kegiatan edukatif selama jambore berlangsung dan mengaku senang bisa ikut andil sebagai peserta dalam ajang tahun ini karena mendapatkan pengalaman yang sangat bermanfaat.

“Hari ini ada empat permainan seru, mulai dari menanam budidaya, buat konten, eco print sampai video editor. Capek sih, tapi senang karena rame-rame dan dapat pengalaman baru sekalian bisa mengharumkan nama sekolah,” katanya.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Apri