
kabarmuarateweh.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa investor yang menanamkan modalnya di industri baterai kendaraan listrik (EV) dalam negeri akan memperoleh berbagai keuntungan.
Salah satu keuntungannya adalah investor tidak perlu kesulitan dalam memperoleh bahan baku baterai EV. Dari empat jenis bahan baku utama, Indonesia memiliki tiga di antaranya, yaitu nikel, kobalt, dan mangan.
Dengan begitu, bilang Bahlil, biaya produksi untuk baterai EV di Indonesia lebih murah dibanding negara lain.













