Legislator DPRD Barito Utara, Kalteng, Haji Tajeri. Foto: Aprie/1tulah.com

kabarmuarateweh.id – Penyalahgunaan narkoba kini menjadi tantangan besar yang mengancam masa depan generasi muda sekaligus menghambat keberlanjutan pembangunan daerah, tak terkecuali di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah.

Anggota DPRD Barito Utara, Haji Tajeri, menegaskan bahwa langkah pencegahan narkoba perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, dan peran aktif masyarakat.

“Pencegahan narkoba terutama jenis sabu-sabu bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi tanggung jawab bersama. Kita harus bergerak bersama melindungi para generasi penerus di Barito Utara,” kata legislator H Tajeri, Ahad sore, 14 Desember 2025.

Dia kembali menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

Haji Tajeri sangat menyambut baik dan mendukung sosialisasi yang kerapa digelar Satresnarkoba Polres Barut baik langsung maupun lewat media sosial, karena menjadi sarana memperkuat pemahaman regulasi sekaligus meningkatkan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, dia berharap peran aktif camat, lurah, dan kepala desa dalam pengawasan wilayah masing-masing.

“Dengan penguatan pengawasan berbasis wilayah sangat penting. Kepala desa dan lurah harus terlibat aktif dalam edukasi dan pengawasan lingkungan warganya,” harap legislator Partai Gerindra Barut ini.

Rekomendasi Berita  DPRD Mura Dorong Penguatan Pangan Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar

Dia juga berharap kegiatan sosialisasi tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi diikuti dengan implementasi nyata dan program berkelanjutan.

Legislator Haji Tajeri bilang sinergi yang baik antarinstansi dan masyarakat akan mewujudkan Barut yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba.

“Dengan dilakukan pencegahan dari awal jadi investasi untuk masa depan daerah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” tuntasnya.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri