Ilustrasi tabung gas yang langka ( Foto : iZito )

KABARMUARATEWEH.ID Meski sudah diperketat cara pembelian di pangkalan, ternyata harga elpiji 3 kg masih bisa di jual mahal. Warga Barito Utara, Kalimantan Tengah, ramai-ramai posting harga jual elpiji 3 kg bersubsidi, yang di jual ditas harga HET.

“Gas lpg 3 kg di Desa Sabuh Rp55.000 di desa kalian berapa besty,” ujar cuitan Husin di akun facebooknya dua hari lalu.

Sedang Mirandauureliaputri menyebut, di Desa Ipu harga Rp55.000. dan Muhamammad firdaus, menyebut harga elpiji di Desa Pangku Raya Rp60.000 per tabung.

“Di Muara Teweh malah Rp40.000 per tabung,” kata Reval Zen Sono.

Harga yang di posting warga ini merupakan harga di kios eceran, yang banyak di jual. Entah dari mana distribusinya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani di konfirmasi mengaku, pihaknya hampir setiap hari turun ke lapangna melakukan pengawasan. Tidak saja di dalam kota, melainkan hingga ke sejumlah desa.

“Besok pun mereka akan melakukan pengawasan ke Desa Lemo,” kata Dewi Handayani.

Rekomendasi Berita  Macan Barut Polres Barito Utara Bagikan Takjil Ramadhan Sebanyak 300 Paket

Terkait harga melambung tinggi dan menyusahkan warga, anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri mengatakan, tim satgas jangan tutup mata.

“Pembiaran yang berkelanjutan, semua pada diam, mana Tim Satgas yang dibentuk oleh Pemda,” kata Tajeri, Sabtu 27 Januari 2024.

Harga di eceran pun kata Tajeri tidak masuk akal. Mestinya harga tidak jauh dari HET. Tim Satgas mestiya mencari tahu siapa yang mendistribusi ke kios-kios ecern itu. Pasti tahu berapa harga jual dari yang mendistribusi. (*)