Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi Terkontraksi 3,12 Persen, Daya Beli Warga Barito Utara Meningkat.
kabarmuarateweh.id, Muara Teweh – Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tercatat sebesar minus 3,12 persen, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaporkan adanya peningkatan pendapatan per kapita masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna I Masa Sidang II DPRD Kabupaten Barito Utara yang dilaksanakan pada hari Senin, 30 Maret 2026, saat Wakil Bupati Barito Utara, Felix SY. Tingan, menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Barito Utara Tahun Anggaran 2025.
Wakil Bupati Felix memaparkan bahwa pendapatan per kapita di Kabupaten Barito Utara pada tahun 2025 mencapai Rp52.731,8, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp51.765,5. Kenaikan ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat secara rata-rata masih terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Meski demikian, Wakil Bupati Felix mengakui adanya tantangan serius berupa peningkatan ketimpangan pendapatan yang diukur dengan Gini Ratio. Angka tersebut naik dari 0,269 pada tahun sebelumnya menjadi 0,328 di tahun 2025.
“Ini menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat, tetapi juga dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di sektor-sektor riil yang melibatkan partisipasi langsung warga,” tegas Wakil Bupati Felix menanggapi data tersebut.
Pemerintah daerah, dikatakan Wabup Felix berkomitmen untuk terus mengawal agar pembangunan yang telah berjalan dapat dirasakan manfaatnya secara merata, khususnya melalui penguatan sektor riil yang melibatkan partisipasi langsung warga.
“Rapat paripurna ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan komitmen tersebut,” pungkasnya.(*)
kabarmuarateweh.id - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri pelantikan jajaran direksi baru PT Mitra Batara Sarana Mandiri (MBSM), Rabu (1/4/2026).
Kehadirannya tersebut...