Anggota DPRD Barito Utara, Kalteng, H Tajeri. Foto: dok. Gerindra

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Islamic Center Kabupaten Barito Utara (Barut) di Kelurahan Jambu, Teweh Baru tercoreng, akibat ulah oknum segelitir pemuda.

Salah satu ikon daerah itu dijadikan ajang tempat pacaran pemuda dan dijadikan pesta minuman keras atau miras.

Hal itu dikeluhkan jemaah dan warga Jambu. Tak sedikit mereka resah, Islamic Center di wilayah mereka itu ternoda akibat ulah segelintir pemuda yang menjadikan tempat maksiat.

“Kami sekarang resah, hampir setiap malam kawasan Islamic Center jadi tempat pacaran dan pesta miras. Mestinya ada patroli polisi dan juga Satpol PP Barut di kawasan itu. Kalau bisa intansi terkait bisa menempatkan satpam jaga,” ujar warga Kelurahan Jambu yang enggan menyebutkan namanya, Kamis (29/8/2024).

Dia mengatakan, tidak jarang atau malah bisa dibilang kerap sering muda-mudi pacaran di teras dan tangga Islamic Center. Begitu juga botol minuman, sering ditemukan di tangga Islamic Center.

Menanggapi keresahan warga dan jemaah Islamic Center di Jambu ini, legislator DPRD Barut H Tajeri mengatakan, permasalahan seperti ini sudah pernah pihaknya bahas.

Rekomendasi Berita  Waket I Dewan Mura Dina Maulidah Tegaskan Guru Paud Berperan Penting Bentuk Moral Anak 

“Saran kami wakil rakyat kepada pemerintah daerah, karena sudah ada Perda tentang ketertiban umum. Seharusnya tugas yang mengamankan Perda adalah Satpol PP setempat. Untuk apa dibuat Perda kalau hanya di atas kertas saja, berapa biaya yang dikeluarkan untuk membuat sebuah aturan itu kalau tidak diterapkan atau digunakan,” kata legislator Tajeri.

Politisi Gerindra Barut ini meminta pemerintah daerah harus segera melaksanakan ketertiban umum yang ada di Barut. Banyak laporan masyarakat berkaitan aktivitas yang meresahkan. Jika kesulitan Tajeri menyarankan minta didampingi polisi.

“Masa tempat ibadah seperti Islamic Center dijadikan ajang perbuatan yang tidak baik. infonya ada yang minum- minuman beralkohol, mabuk dan lain sebagainya. Hal seperti ini seharusnya segera ditertibkan. Begitu juga di tempat lainnya, misal di area Waterfront City pada malam hari, ada yang mabuk- mabukan,” kata Tajeri.

Lebih lanjut dia bilang pemerintah daerah pernah disarankan membuat pos penjagaan Satpol PP siang dan malam hari.

Menurut dia, anggota Satpol PP tersedia, dengan harapan bersama terjaga keamanan di tempat fasilitas umum. Agar kenyamanan warga Barut terjamin sesuai dengan perda yang ada.

Rekomendasi Berita  Bapemperda DPRD Mura Pelajari Keberhasilan Penanganan Permukiman-Kawasan Kumuh di Jogja

“Kalau dipandang perlu anggota Satpol PP bisa berkoordinasi dan minta bantuan personel Polres Barut untuk menertibkan kegiatan yang meresahkan masyarakat Barut itu. Semoga hal ini segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” ujar Tajeri.

“Daerah kita Barito Utara yang kondusif dan aman harus kita pertahankan, apalagi bulan ini sudah memasuki bulan politik, harapan saya bulan politik ini berjalan aman, tertib dan lancar, siapapun yang terpilih menjadi pemimpin kita ke depannya,” tandas legislator Tajeri.

Editor: Aprie