Ada Band manggung di Malang (sumber: instagram @ipesinaga)
Ada Band manggung di Malang (sumber: instagram @ipesinaga)

KABARMUARATEWEH.ID – Kolaborasi antara Ada Band dan Eclat Story dalam menyusun ulang lagu-lagu “Masih” dan “Manja” mencerminkan upaya Ada Band untuk tetap relevan di dunia musik, khususnya di kalangan pendengar muda.

Kerjasama dengan grup yang lebih muda seperti Eclat Story memberi kesempatan bagi Ada Band untuk dikenal oleh pendengar musik baru, terutama generasi muda. Ini dapat membantu mereka tetap terhubung dan memperluas penggemar mereka.

Naga, penyanyi utama Ada Band, menekankan pentingnya mengenalkan diri kepada pendengar baru. Mereka tidak hanya ingin diingat sebagai band yang menghadirkan nostalgia, tetapi juga ingin meraih simpati generasi yang belum mengenal musik mereka.

Kolaborasi dengan musisi lain menjadi salah satu cara bagi Ada Band untuk memperkenalkan diri kepada pendengar baru. Ini memungkinkan mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan menarik minat pendengar yang belum terpapar dengan karya mereka sebelumnya.

Ada Band tidak keberatan jika lagu-lagu mereka diubah aransemen oleh rekan kolaborasi yang lebih muda seperti Eclat Story. Mereka melihat hal ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan kembali lagu-lagu mereka kepada pendengar baru dengan sentuhan segar.

Rekomendasi Berita  Hadiri Acara Pama SMM Healthy Award 2024, Pj Bupati Barito Utara Beri Apresiasi Kepada 70 Kader

Naga memberikan contoh lagu “More Than Words” yang berhasil diaransemen ulang oleh Westlife setelah sebelumnya dipopulerkan oleh Extreme. Ini menunjukkan potensi bahwa lagu-lagu Ada Band yang diubah aransemen oleh Eclat Story dapat menarik perhatian pendengar muda.

Melalui kolaborasi ini, Ada Band berharap dapat memperluas jangkauan penggemar mereka dan tetap relevan di dunia musik Indonesia meskipun mereka telah eksis selama 28 tahun dengan berbagai pergantian personel.