Posko banji dan pengungsian yang didirikan di 7 kecamaatan oleh BPBD Kabupaten Barito Utara, Sabtu (20/01/2024).Foto.Maman

KABARMUARATEWEH.ID,Muara Teweh – Usai mengumumkan status tanggap darurat bencana banjir, Pemkab Barito Utara, mendirikan posko banjir di 7 kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, menyebut, 7 kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Lahei Barat, Lahei, Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, Gunung Timang dan Montallat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Utara, Simamora Turahman mengatakan,  posko-posko tersebut didirikan untuk memudahkan penanganan bencana banjir, termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Posko-posko ini akan dioperasikan selama banjir berlangsung,” kata Simamora, ditemui di Kantor BPBD Barito Utara, Sabtu 20 Januari 2024, siang.

Dia menjelaskan, di setiap posko banjir akan ditempatkan petugas BPBD, Aparat Kecamatan dan Desa, TNI-Polri, Damkar, tim kesehatan dan relawan untuk melakukan evakuasi warga, memberikan bantuan logistik, dan mengkoordinasikan upaya penanganan banjir.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, tetap waspada, berhati-hati dengan jaringan listrik yang berpotensi tergenang air dan menjaga anggota keluarganya ,” kata Simamora, didampingi Kabid Darlog, Rijali Hadi.

Rekomendasi Berita  Penanganan Bencana Banjir di Barito Utara di Apresiasi Pj Bupati Barito Utara

Berikut adalah lokasi posko banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Barito Utara:

1. Kantor Kecamatan Lahei Barat
2. Kantor Kecamatan Lahei
3. Halaman Kantor Kecamatan Teweh Tengah, Jalan Merak, Jalan Imam Bonjol, Di Halaman Kantor Bappeda,
4. Desa Malawaken, Kelurahan Jambu, Kelurahan Jingah.
5. Kecamatan Teweh Selatan
6. Kecamatan Gunung Timang
7. Kecamatan Montallat

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Utara. Tinggi muka air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 2 meter.(*)