Anggota DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha. Foto: dok. Tegaklurus.net

kabarmuarateweh.id – Rencana Pemkab Barito Utara, Kalimantan Tengah, membangun kantor baru PDAM beserta instalasi pengolahan air (IPA) di kawasan perkantoran Jingah mendapat tanggapan dari DPRD setempat, yang menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Legislator DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyambut positif inisiatif yang digagas Bupati H. Shalahuddin tersebut.

Meski menyambut positif, namun Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini memberikan catatan. Dia menekankan rencana pembangunan harus dilaksanakan secara terukur dan mempertimbangkan asas berkeadilan bagi seluruh masyarakat setempat.

“Kami menyambut baik rencana Bupati H Shalahuddin terkait pembangunan kantor PDAM dan IPA di kawasan perkantoran itu. Namun, kami menyarankan agar rencana tersebut dilakukan secara terukur dan berkeadilan,” ujar legislator Taufik Nugraha, Senin, 15 Desember 2025.

Dia menginginkan agar pembangunan infrastruktur air minum ini tidak hanya terkonsentrasi pada gedung, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh pelanggan di sejumlah wilayah setempat.

Sementara Bupati H Shalahuddin, beberapa waktu lalu, menyoroti kinerja PDAM Barut yang saat ini turut menjadi kritikan di tengah masyarakat terhadap distribusi air.

Rekomendasi Berita  Dewan Minta Pemda Barut Lebih Serius Perhatikan Ketersediaan Lapangan Kerja

Bupati H Shalahuddin mengatakan, dirinya sudah memanggil Dirut PDAM untuk mengecek langsung kualitas air yang ada.

Bahkan tak tanggung-tanggung, dirinya meminta Dirut mengecek air yang ada di Rumah Jabatan Bupati.

“Nah coklat, masa ini yang dimandikan,” kata Shalahuddin menirukan ucapannya saat menunjukkan kualitas air kepada Dirut PDAM.

Ini disampaikan orang nomor satu di Barut saat menghadiri pengukuhan Pengurus MUI Barito Utara, di Ruang Masjid Shirathal Mustaqim belum lama tadi.

Dia menginginkan PDAM dapat memperbaiki kualitas air, dia berharap air itu dapat juga langsung di minum seperti di Malang, Jawa Timur.

“Nanti kita ingin arahnya air di Barito Utara itu seperti di Malang, sudah bisa di minum, kita bekerja arahnya ke sana,” katanya.

Bupati H Shalahuddin juga berencana membangun instalasi pengolahan air PDAM di kawasan perkantoran Barut di Jingah. Dia menyampaikan ini agar distribusi air tidak hanya dari Muara Teweh saja, tetapi dapat juga menyuplai dari Jingah.

“Di sana ada satu, di kota juga ada, sehingga Kelurahan Jambu dan Jingah itu dapat dari sana, arahnya ke sana, supaya air ini bagus distribusinya lancar,” tutupnya.(*)

Rekomendasi Berita  Barut Masuk Zona Merah! Dewan Benny Siswanto Ajak Masyarakat bersama Berantas Narkoba

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri