
kabarmuarateweh.id, Puruk Cahu – Kafilah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, siap berlaga dalam Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kapuas pada 14–16 Oktober 2026. Kontingen Murung Raya yang diberangkatkan berjumlah 65 orang, terdiri dari 34 peserta lomba serta 31 pendamping dan official.
Pelepasan kafilah dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, di Aula Setda B, Puruk Cahu, Selasa (13/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rahmanto berpesan agar seluruh peserta tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik saat menghadapi peserta dari kabupaten dan kota lainnya.
“Saya berpesan agar seluruh kafilah yang akan bertanding percaya diri untuk menghadapi peserta dari kabupaten atau kota lainnya,” kata Rahmanto.
Ia menegaskan, FSQ bukan sekadar ajang perlombaan seni, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam untuk mempererat persatuan, kesatuan, dan perdamaian di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Rahmanto berharap kafilah Murung Raya mampu menampilkan performa terbaik dan kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Murung Raya dalam sejumlah ajang perlombaan tingkat regional maupun nasional. Salah satunya adalah keberhasilan Murung Raya meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026.
Menurut Rahmanto, prestasi tersebut merupakan hasil sinergi, kerja keras, serta dukungan pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengingatkan para peserta agar senantiasa menjaga kesehatan, fokus selama perlombaan, serta menjunjung tinggi solidaritas dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Kafilah Murung Raya, Wahyudi, menjelaskan bahwa kontingen akan mengikuti beberapa cabang lomba, meliputi bintang vokalis gambus putra dan putri kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; pop religi putra dan putri kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; serta rebana klasik dengan dua grup kategori remaja.
Wahyudi menambahkan, sebagian besar peserta merupakan hasil pembinaan dan seleksi melalui kegiatan Gebyar Musik Islam yang dilaksanakan pada September 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas peserta sekaligus menjaring generasi muda berprestasi di bidang seni Islami.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap keikutsertaan dalam FSQ tingkat provinsi ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, memperkuat kecintaan terhadap seni Islami, serta membawa nama baik daerah.
Turut hadir dalam pelepasan tersebut Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, Sekretaris Daerah Murung Raya Lynda Kristiane Perdie, pejabat Kantor Kementerian Agama setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.(*)
Penulis : Leonardo
Editor : Dadang Hardiwan













