
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Trinsing-Pir Butong.
Jembatan sepanjang 18 meter dengan lebar 6 meter ini menghubungkan Desa Trinsing dengan wilayah Pir Butong dan Bukit Sawit, sekaligus memperkuat konektivitas dan akses masyarakat.
Selain dilengkapi pedestrian selebar 0,5 meter di kedua sisi, pembangunan juga mencakup oprit sepanjang 7 meter ke arah Bukit Sawit dan 6 meter ke arah Trinsing. Infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Barito Utara, H. Rody, S.T., M.I.P. , menyampaikan bahwa kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.
“Dengan tersedianya jembatan ini, kami berharap mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta akses menuju wilayah Pir Butong dan Bukit Sawit dapat semakin lancar,” ujar H. Rody dikutip dalam keterangan resminya, Kamis (27/8/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan Dinas PUPR akan terus berkomitmen melaksanakan program pembangunan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap sesuai kebutuhan dan prioritas daerah. Hal ini bertujuan untuk mendukung pemerataan akses serta peningkatan kualitas pelayanan infrastruktur bagi seluruh masyarakat Barito Utara .
“Pekerjaan ini harus dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai spesifikasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya, seraya mengingatkan pentingnya integritas dalam setiap proyek pembangunan.
Pembangunan Jembatan Trinsing-Pir Butong menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Barito Utara.(*)
Penulis : Leonardo
Editor : Aprie













