Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara (Barut) menggelar koordinasi dan sosialisasi TPS lokasi khusus Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kalteng. Foto: Gazali/kabarmuarateweh.id

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara (Barut) menggelar koordinasi dan sosialisasi TPS lokasi khusus menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kalteng. 

Kegiatan digelar di Coffee Kopi Itah, Jalan Taman Remaja, Selasa (17/7/ 2024) malam.

Koordinasi dan sosialisasi tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi langsung oleh Pj Bupati Barut Muhlis.

Hadir Ketua KPU Barut sekaligus penyelenggara kegiatan Siska Dewi Lestari. 

Kemudian Komandan Kodim 1013/Muara Teweh, Letkol Inf Agussalim Tuo, Wakapolres, mewakili Kajari, Asisten I Setda Barut, perangkat daerah, Ketua Panwaslu, mewakili Kalapas, dan para pimpinan perusahaan di wilayah Barut, Mewakili Camat Teweh Tengah, PPK, perwakilan TPS Lanjas dan Melayu serta insan pers.

Ketua KPU Barut, Siska Dewi Lestari, mengatakan TPS Lokasi Khusus yang pasti akan dibentuk posisinya ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

Namun tidak menutup kemungkinan jika ada pimpinan perusahaan yang mengajukan surat permohonan kepada KPU Barut soal TPS itu juga akan disiapkan pihaknya.

Siska juga menyampaikan, mengenai kegiatan pemutakhiran data pemilih yang diawali dengan pencocokan dan penelitian atau Pencoklitan oleh petugas Pantarlih. 

Rekomendasi Berita  Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045 Resmi Dibuka Pj Bupati Barito Utara

Siska mengaku bersyukur sebab semua dapat dilakukan lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan.

“Kabar bahagianya, untuk proses coklit yang ada di Kabupaten Barito Utara, masa waktu diberikan KPU RI adalah satu bulan. Tetapi untuk Barito Utara, sejak tanggal 15 Juli proses Pencoklitan yang dilakukan oleh petugas Pantarlih sudah 100 persen dilaksanakan,” kata Siska.

Sementara itu, Pj Bupati Muhlis memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran KPU Barut,  yang telah menginisiasi kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi TPS Lokasi Khusus kali ini.

Tidak lupa dia menyampaikan harapannya kepada pihak pimpinan perusahaan yang hadir.

“TPS di perusahaan memberikan akses mudah bagi semua karyawan untuk memberikan suaranya tanpa mengganggu jam kerja mereka secara signifikan. Ini dapat mencakup jadwal yang fleksibel, aturan khusus untuk memastikan semua karyawan dapat memilih,” kata Pj Bupati Muhlis.

Editor: Aprie