Foto H. Agustiar Sabran, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-33 Tingkat Provinsi

kabarmuarateweh.id – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menandai dimulainya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan resmi membuka kegiatan tersebut pada Sabtu (16/1) malam.

Acara pembukaan yang digelar di Kota Muara Teweh berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Momentum ini sekaligus menjadi awal dari rangkaian kompetisi keagamaan terbesar di Bumi Tambun Bungai pada tahun 2025, yang mempertemukan para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang seni baca, hafalan, dan pemahaman Al-Qur’an serta Hadits.

Ajang tahunan tersebut dipusatkan di Kabupaten Barito Utara selaku tuan rumah, dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting provinsi maupun kabupaten/kota. Hadir dalam kesempatan ini, antara lain Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, para kepala daerah dari 14 kabupaten/kota, kafilah MTQH, serta jajaran pejabat Pemprov Kalteng. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama untuk meneguhkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Dalam sambutan pembukaannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang dinilai sukses mempersiapkan pelaksanaan MTQH XXXIII dengan sangat baik, semarak, dan penuh nuansa spiritual.

Rekomendasi Berita  SIMPATIK Resmi Diluncurkan! Inovasi Baru Bupati Barito Utara untuk Permudah Warga Berobat

“MTQH bukan sekadar kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an. Ini adalah momentum memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta melahirkan generasi muda unggul yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani,” tegas Gubernur.

Ia menekankan bahwa generasi Qur’ani harus tidak hanya fasih membaca dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan menjadi kompas moral yang membentengi generasi muda dari dampak negatif globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat.

Lebih jauh, Gubernur menilai bahwa semangat Qur’ani akan melahirkan generasi berakhlak mulia dan mampu menjaga harmoni dalam keberagaman, sejalan dengan filosofi Huma Betang yang menjadi jati diri masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.

“Generasi unggul inilah yang akan menjadi pilar utama dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera, menuju visi Indonesia Emas,” ujarnya.

Menutup sambutan, Agustiar Sabran juga memberikan pesan kepada seluruh kafilah agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan serta memelihara rasa persaudaraan antar kontingen.

Ia berharap seluruh rangkaian MTQH XXXIII dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, serta bangsa Indonesia.

Rekomendasi Berita  Festival Pojok UMKM 2025: MedcoEnergi Pamerkan 22 Mitra Binaan dari Berbagai Wilayah Operasi

“Semoga kegiatan ini berjalan baik dan mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” tutup Gubernur.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri